Normalisasi Sungai Citarik Untuk Antisipasi Banjir, Camat Cicalengka Ajak Komponen Masyarakat Kolaborasi

oleh -
Normalisasi Sungai Citarik, Camat Cicalengka Ajak Komponen Masyarakat Kolaborasi
Pertemuan Forkopimcam Cicalengka bersama Satgas Citarum Sektor 21 Subsektor 16, stakeholder dan elemen masyarakat terkait rencana normalisasi Sungai Citarik di aula Kantor Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Senin (16/8/2021).

KAB. BANDUNG,- Sering mengalami banjir di saat musim penghujan akibat meluapnya Sungai Citarik, Pemerintah Kecamatan Cicalengka berinisiasi mengajak komponen masyarakat di wilayahnya untuk mengatasi permasalahan tersebut dengan cara kolaborasi yang juga akan melibatkan swadaya masyarakat.

Hal tersebut disampaikan oleh Camat Cicalengka, Entang Kurnia, didalam rapat Forkopimcam yang diantaranya turut dihadiri oleh aparatur desa, elemen masyarakat, serta personel Satgas Citarum Sektor 21 Subsektor 16 di aula Kantor Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Senin (16/8/2021).

“Hari ini kita melaksanakan pertemuan berkaitan dengan salasatu permasalahan di Kabupaten Bandung, yaitu penanganan banjir,” jelas Entang Kurnia, Camat Cicalengka, usai kegiatan rapat.

“Jadi, ini untuk menindaklanjuti keluhan-keluhan masyarakat yang disampaikan pada 100 hari pertama tugas Pak Bupati Kabupaten Bandung, Dadang Supriatna, untuk mengantisipasi kejadian banjir. Salasatu caranya adalah dengan segera dilaksanakan pengerukan sungai,” tambahnya.

Peristiwa banjir sendiri di Cicalengka kerap terjadi di sekitaran daerah aliran Sungai Citarik yang berada di Desa Panenjoan. Ditengarai bahwa meluapnya air sungai ini diakibatkan oleh sudah tebalnya sedimentasi dan penyempitan bantaran sungai.

“Sebetulnya Sungai Citarik ini adalah tanggung jawab dan tupoksi dari BBWS, namun sampai saat ini dari BBWS belum menyampaikan program kerjanya untuk normalisasi Sungai Citarik ini, apakah sudah diprogramkan atau tidak. Jangan sampai menunggu, ya lebih baik Pak Bupati dengan kemampuannya dan sinergitas antara pemerintah dengan masyarakat akan melaksanakan dahulu upaya pengerukan sesuai dengan kemampuan dari pemerintah dan masyarakat yang tujuannnya sebagai antisipasi banjir ketika datang musim hujan,” ungkap Entang Kurnia.

Langkah antisipasi ini, merupakan bentuk percepatan, sehingga pada pertemuan yang berlangsung mengundang seluruh stakeholder yang ada di wilayah.

“Ya, kami mengundang seluruh stakeholder yang ada di wilayah masing-masing. Seperti di Cicalengka ada Satgas Citarum Sektor 21 Subsektor 16 yang kami undang sebagai pembina. PUPR dan Forkopimcam bersama-sama dengan masyarakat melaksanakan kegiatan pengerukan Sungai Citarik tersebut,” terangnya.

Rencana normalisasi atau pengerukan Sungai Citarik itu sendiri rencananya akan mulai dilaksanakan akhir minggu ini, melanjutkan pekerjaan yang telah dilakukan BBWS hingga ke perbatasan Kecamatan Cicalengka.

“Rencananya pengerukan Sungai Citarik dilanjutkan sampai ke perbatasan Kecamatan Cicalengka yaitu di Desa Bojongsalam dan Haurpugur Rancaekek,” kata Entang Kurnia.

Kesempatan terpisah, Satgas Citarum Sektor 21 Subsektor 16 mengaku siap membantu sosialisasi dan pekerjaan normalisasi Sungai Citarik yang akan dilaksanakan.

“Tentunya kami akan siap membantu, termasuk sosialisasinya kepada warga,” ujar Pelda Bernando Cavio yang telah melaporkan rencana kegiatan pengerukan Sungai Citarik ini ke komando atas.

“Ya, kami mengajak tokoh masyarakat, kepala desa, berikut aparatur kewilayahan untuk babarengan (bersama-sama) mengatasi permasalahan sungai ini, yang hasil dan manfaatnya untuk kepentingan masyarakat,” pungkasnya.

Comments

comments