KIM Gajahmungkur Semarang Dilantik, Ini Pesan Budiyanto

oleh -
Ketua KIM Kota Semarang, Dr. Drs. Budiyanto, SH. M.Hum Menyerahkan Bendera KIM Kepada Ketua KIM Gajahmungkur Saat Prosesi Pelantikan di Aula Kantor Kecamatan Gajahmungkur, Semarang (dok)

Semarang , SOROTINDONESIA.COM – Pengurus Paguyuban Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kecamatan Gajahmungkur Periode 2022-2027 secara resmi dilantik oleh Camat Gajahmungkur, Ade Bhakti Ariawan, SH, MAP di Aula Kecamatan setempat, Senin (1/8/2022).

Pelantikan pengurus KIM Kecamatan Gajahmungkur disaksikan Wali Kota Semarang, Dr. H. Hendrar Prihadi, SE, MM, Ketua KIM Kota Semarang, Dr. Drs. Budiyanto, SH. M.Hum, para lurah di lingkungan Gajahmungkur dan para tamu undangan.

Dalam kesempatan itu Ketua KIM Kota Semarang, Dr. Drs. Budiyanto, SH. M.Hum berpesan bahwa keberadaan dan peran KIM sangat penting, karena bisa mempersempit kesenjangan informasi seiring dengan kemajuan teknologi komunikasi dan informasi yang saat masih berlangsung.

“Kehadiran Teknologi Informasi (TI) membawa dampak positif bagi kita. Diantaranya mempermudah akses informasi, inovasi berbasis digital tumbuh cepat, dan akslerasi peningkatan kualitas sumberdaya manusia (SDM),” kata Budiyanto.

Selain itu, Budiyanto melanjutkan, KIM juga berperan memicu munculnya sumber pembelajaran berbasis online, munculnya e-bisnis dan munculnya media massa berbasis digital, khususnya media elektronik sebagai sumber pengetahuan dan informasi masyarakat.

Ketua KIM Kota Semarang, Dr. Drs. Budiyanto, SH. M.Hum Menyerahkan Bendera KIM Kepada Ketua KIM Gajahmungkur Saat Prosesi Pelantikan di Aula Kantor Kecamatan Gajahmungkur, Semarang (dok)

Namun, Budiyanto juga mengingatkan, di sisi lain TI berpotensi memicu dampak negatif, antara lain tindak pelanggaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI) meningkat melalui kecurangan plagiatis, konsentrasi pembelajaran anak-anak menurun dan cyber crime meningkat

Ia melanjutkan, kemajuan TI juga memposisikan masyarakat Semarang sebagai bagian dari masyarakat digital, data International Telecommunication Union (ITU) menyebutkan bahwa sampai Desember 2018 terdapat 51,2 persen populasi dunia (Sekitar 3,9 miliar jiwa) yang telah “online”.

Sedang berdasarkan Statistik Kesejahteraan Rakyat yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS), persentase penduduk Indonesia usia 5 tahun ke atas yang mengakses internet pada tahun 2018 mencapai 39,9%.

Sebagai bagian dari masyarakat digital, warga kota Semarang sebagaimana warga lain juga berpotensi terkena dampak negatif itu, karena itu KIM Kota Semarang melalui kepengurusan KIM yang ada di tiap kecamatan diharapkan mensosialisasikan gerakan “saring sebelum share”.

“Jadi para pengurus KIM diharapkan selektif dalam mengirim pesan berantai, sebelum pesan dikirim dicermati dulu jangan tergesa-gesa dishare ke nomor lain,” tuturnya

Sementara, Wali Kota Semarang, Dr. Hendrar Prihadi, SE, MM mengucapkan selamat atas dilantiknya pengurus KIM Kecamatan Gajahmungkur, diharapkan kehadiran KIM dapat berkontribusi dalam mewujudkan kota Semarang hebat dan semakin hebat.

Menurutnya, pemkot Semarang punya banyak program yang kadang belum belum terinformasikan ke masyarakat, posisi KIM ada ditengah-tengah, jadi jembatan atau penyalur informasi.

Sehingga, ujarnya, perannya makin optimal. Pemerintah dan masyarakat makin percaya, kolaborasi semakin kuat dan lebih kompak untuk Semarang lebih hebat.

“Selamat bekerja untuk Pengurus KIM Kecamatan Gajahmungkur. Ini pengurus KIM Kecamatan yang perdana, semoga segera diikuti Kecamatan-Kecamatan lainnya,” harapnya. (rq)

Comments

comments