Warga Sawahdadap Sumedang Sambut Sarana SPALDT Program Citarum Harum

oleh -
Warga Sawahdadap Sumedang Sambut Sarana SPALDT Program Citarum Harum

KAB. SUMEDANG, sorotindonesia.com,- Pembangunan sarana SPALDT (Sistem Pengolahan Air Limbah Domestik Terpusat) atau septictank komunal program Citarum Harum yang berada di Desa Sawahdadap RW 10 RT 01, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, disambut antusias oleh pemerintah desa dan warga setempat.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua RW 10, Maman Rohiman, saat dihubungi oleh sorotindonesia.com, Sabtu (7/11/2020).

“Bantuan pembangunan sarana SPALDT ini sangat bermanfaat bagi kami, oleh karena itu kami berterimakasih dengan adanya program ini,” kata Maman.

Diungkapkannya bahwa sebelumnya warga buang air besar (BAB) ke selokan atau cubluk (sumur untuk buang hajat besar), masih sangat sedikit yang sudah memiliki septictank mandiri.

“Ya, warga sebelumnya rata-rata buang air besar ke cubluk atau selokan,” ungkap Maman yang juga selaku Ketua KSM Sawahdadap Sahate. “Program ini mengintegrasikan sebanyak 71 sambungan rumah,” tambahnya.

Progress-nya sendiri kini sudah pada tahap penutupan cor beton bagian atas dan pembuatan saluran dari rumah hingga ke SPALDT.

“Kesempatan ini, kami juga mengucapkan terima kasih kepada anggota Satgas Citarum Sektor 21 Subsektor 15 yang suka membantu. Meski sebetulnya kami malu, tapi kehadiran anggota satgas memberikan semangat kepada kami,” pungkas Maman.

Anggota Satgas Citarum Sektor 21 Subsektor 15 terjun langsung membantu pengerjaan pembangunan sarana SPALDT di Desa Sawahdadap, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang.

Terpisah, Sekertaris Desa Sawahdadap, Inka Zakiyah, saat dimintai tanggapannya oleh pewarta atas bantuan program Sanimas atau SPALDT di desanya, menjelaskan, “Alhamdulillah, dengan adanya program pembangunan sarana Sanimas Citarum Harum, warga kami di Dusun III yang menjadi penerima manfaat sangat senang. Soalnya sangat terbantu dalam mengatasi limbah domestiknya. Sehingga bisa menjaga sanitasi lingkungan,” jelasnya.

Terlebih lagi, lanjut Inka Zakiyah, selain program ini pembangunannya melibatkan swadaya masyarakat, namun juga dibantu oleh Satgas Citarum Sektor 21 Subsektor 15/Sumedang dari mulai proses sosialisasi, persiapan hingga pengerjaannya.

“Hadirnya Satgas Citarum Sektor 21 Subsektor 15/Sumedang sangat membantu sekali dalam proses pembangunan sarana Sanimas ini, selain swadaya masyarakat, Satgas ikut membantu dalam setiap prosesnya. Dari mulai persiapan sampai pengerjaan. Oleh karena itu kami sampaikan terimakasih kepada komandan Eri (Serka Erik) dan jajaran yang selalu sigap dan siap sedia membantu dalam pelaksanaan pembangunan Sanimas dan program lainnya di desa terkait lingkungan,” ungkap Inka Zakiyah.

Ia juga sangat berharap, mendapat dukungan pemerintah daerah maupun pusat untuk pembangunan sarana TPS3R (Tempat Pengolahan Sampah Reuse, Reduce, Recycle) di desanya.

“Salasatu permasalahan terbesar di desa kami adalah sampah. Di mana warga masih banyak yang membuang sampah ke media lingkungan yang masuk sungai pamatang-cisurupan, yang merupakan hulu Sungai Cikijing, anak Sungai Citarum,” kata Inka Zakiyah.

“Oleh karena itu, besar harapan kami Citarum Harum memberikan fasilitas untuk pembangunan TPS3R,” harapnya.

Saat ditanya oleh pewarta terkait dengan ketersediaan lahannya, dijawab oleh Inka Zakiyah, “Ya, memang kendalanya adalah ketersediaan lahan. Kami saat ini memiliki lahan atau aset tanah desa di Dusun I yang akses jalannya menuju kesana belum bisa dimasuki oleh kendaraan jenis roda empat,” tandasnya.

[st]

Comments

comments