Komunikasi Sosial, Kegiatan Rutin Sektor 21 Satgas Citarum Ajak Warga Tingkatkan Perilaku Hidup Sehat Dan Menjaga Kebersihan Lingkungan Sungai

oleh -
Komunikasi Sosial, Kegiatan Rutin Sektor 21 Satgas Citarum Ajak Warga Tingkatkan Perilaku Hidup Sehat Dan Menjaga Kebersihan Lingkungan Sungai
Kegiatan komsos yang dilaksanakan oleh anggota Satgas Citarum Sektor 21 Subsektor 13 kepada warga di Kelurahan Melong, Cimahi, Kamis (4/3/2021).

CIMAHI,- Sampah di permukaan sungai tidak bisa dipungkiri masih dengan mudah kita bisa temukan di DAS Citarum, terutama di sejumlah titik parit di sekitar rumah yang ada di perkotaan dan pedesaan.

Hal tersebut tentu berkaitan erat dengan perilaku dan kebiasaan warga masyarakat dalam berdisiplin mengelola sampah yang diproduksinya. Sebut saja salasatunya sampah hasil jajanan yang kerap bertebaran di jalan dan selokan.

Ini merupakan tantangan bagi warga masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup bersih di dalam rumah dan di luar rumah, dan juga hadirnya prajurit TNI berbaur dengan warga masyarakat untuk menyampaikan edukasi dan sosialisasi program Citarum Harum melalui kegiatan komunikasi sosial.

Tak terkecuali yang dilaksanakan oleh jajaran Satgas Citarum Sektor 21 Sub 13/Cimahi Selatan. Usai kegiatan korve di aliran sungai, anggota satgas melakukan patroli sambil mendatangi warga masyarakat secara personal yang tinggal di daerah aliran sungai agar turut berperan serta aktif merawat dan menjaga lingkungan.

Korve pengangkatan sampah yang dilaksanakan oleh personel Satgas Citarum Sektor 21 Subsektor 13 bersama warga di salasatu titik aliran sungai di Kelurahan Melong, Cimahi.

“Hari ini, kami Satgas Citarum Sektor 21 Subsektor 13 melaksanakan komunikasi sosial kepada warga masyarakat yang berada di RT 07 RW 28, Perum Melong Green, Kelurahan Melong, Kecamatan Cimahi Selatan,” kata Serka Lilik Pudji Widodo, Kamis (4/3/2021).

Dijelaskannya lebih lanjut, “Kami pada kegiatan komsos tersebut mengajak warga untuk mengembalikan lagi kehidupan ekosistem yang berada di DAS Citarum dengan cara selalu menjaga kebersihan dan kelestarian sungai supaya tetap bersih, tidak boleh dijadikan sebagai tempat pembuangan sampah, karena akan berakibat sungai kotor, bau dan mampet yang dampak lainnya akan terjadi luapan air atau banjir pada saat hujan deras,” jelas Serka Lilik.

Kesempatan sebelumnya, Dansektor 21 Satgas Citarum Kolonel Arm Nursamsudin juga sempat menyinggung keberadaan sampah di permukaan sungai ini.

“Sampah ini perbuatan siapa? ya perbuatan saudara-saudara kita yang belum sadar untuk memperlakukan sampah, sampah ini harusnya dibuang kemana. Ia maunya cari gampang dengan membuang ke selokan atau sungai,” ucap Dansektor 21 saat meninjau kegiatan pengangkatan sampah di pintu air Sungai Citarik beberapa waktu lalu.

“Tentunya kita tidak akan bosan dalam melaksanakan kegiatan pembersihan sungai. Namun kepedulian warga masyarakat dalam memperlakukan sampah juga penting. Jangan dibuang sembarangan,” tegasnya.

Salasatu upaya perubahan kebiasaan atau mindset tersebut adalah komunikasi sosial yang dilakukan oleh personelnya.

“Kegiatan (anggota satgas Citarum) setiap hari adalah melaksanakan pembinaan kepada masyarakat melalui komunikasi sosial, sehingga keberadaan kami ini semakin eksis di tengah masyarakat, masyarakat semakin paham dan sadar bahwa kehadiran Satgas Citarum ini untuk memerangi sampah yang liar guna mewujudkan cita-cita Citarum yang harum, sehingga nanti Sungai Citarum dan anak sungainya terbangun ekosistem yang kita harapkan bersama,” terang Dansektor 21 Kolonel Arm Nursamsudin seraya mendorong kolaborasi dengan komponen masyarakat terjalin semakin baik dan meningkat.

[st]

Comments

comments