Aksi Demo LSM GMBI di Kejaksaan Negeri Cibadak Sukabumi

oleh
Aksi Demo LSM GMBI di Kejaksaan Negeri Cibadak Sukabumi

Sorotindonesia – Sukabumi, Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (LSM GMBI) melakukan Aksi di Kejaksaan Negeri Cibadak 12/5/2016. Aksi Demo LSM GMBI di Kejaksaan Negeri Cibadak Sukabumi tersebut mendapat penjagaan ketat dari Aparat Kepolisian Polres Kabupaten Sukabumi.

Dalam orasinya Ketua DPD GMBI Kabupaten Sukabumi, Raya Freddy Sc Lubis menyampaikan tuntutan dan menyatakan sikap:

1. LSM GMBI menindak lanjuti Aksi Gerakan Masa tanggal 21 Januari 2016 terkait pidana korupsi.
2. LSM GMBI mendukung Kejaksaan Negeri Cibadak
3. Kejaksaan harus usut tuntas Perkara Korupsi tanpa pandang bulu seperti Kasus Pengadaan Alkes, Kasus Pengadaan Sapi Penggemukan sebanyak 235 ekor, yang bekerjasama dengan Dinas Peternakan dengan Kelompok Tani Goalpara, dan saat ini tidak ada satu ekorpun sapi tersisa
4. LSM GMBI mengharapkan kepada Kejaksaan Negeri Cibadak untuk memberikan informasi sebagaimana disebut dalam Undang-undang nomor 31 Tahun 1999, tentang peran serta masyarakat dalam upaya pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi, yang mana tertuang dalam pasal 41 ayat (1) tentang peran aktif masyarakat, dalam memberikan informasi kepada Penegak Hukum terkait tindak pidana korupsi.

Aksi Demo LSM GMBI di Kejaksaan Negeri Cibadak Sukabumi

Aksi Demo LSM GMBI di Kejaksaan Negeri Cibadak Sukabumi

Pada sela-sela Aksi tersebut pihak Kejaksaan Akhirnya menerima dan mempersilahkan masuk, Pihak GMBI hanya 10 orang perwakilan saja, Untuk melakukan Audiensi di Aula Kejaksaan.

Pada sesi Audiensi tersebut Wartawan Sukabumi baik Elektronik, Surat Kabar, Online dilarang memasuki Aula Kejaksaan dimana Audiensi akan dilaksanakan, Dan puluhan Wartawan se Sukabumi akhirnya hanya bisa menunggu hasil Audiensi dari pihak GMBI dan Pihak Kejaksaan Negeri Cibadak.

Freddy menambahkan Aksi ini membawa pesan moral terkait kasus yang ditangani Kejaksaan Negeri Cibadak, Agar pada kasus yang sudah ditetapkan tersangka segera ditangkap. Kami mendukung penuh Kejaksaan Negeri Cibadak dan mengapresiasi.

Selain itu LSM GMBI membawa temuan kasus-kasus ke Kejaksaan Negeri Cibadak yang melibatkan oknum Anggota Dewan ujarnya, setelah selesai melakukan Audiensi dengan Kejaksaan Negeri Cibadak.

Kasi Intel Kejaksaan Negeri Cibadak Arya Wicaksana yang didampingi Akhmad F Hasibuan Kasi Pidsus, setelah Audiensi  bahwa Kejaksaan Negeri Cibadak akan terus mengembangkan setiap kasus tindak pidana korupsi, yang ada di Sukabumi baik tuntutan kasus yang diorasikan LSM GMBI terkait Alkes, Kuota Haji dan Pengadaan Sapi.

Aksi Demo LSM GMBI di Kejaksaan Negeri Cibadak Sukabumi

Untuk kasus Penggelembungan Sapi masih dalam tahap penyidikan, hanya saja tersangka inisial RFR  masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), Kejaksaan Cibadak juga sudah berkoordinasi dengan pihak Kepolisian untuk membantu mencari tersangka tersebut.

Dan untuk kasus Pengadaan Alkes sampai saat ini sudah ditahan 2 orang inisial  DR sama ER dan mau masuk proses penjilidan pelimpahan pada tahap dua pada kasus hukumnya.

Aksi Demo LSM GMBI di Kejaksaan Negeri Cibadak Sukabumi

Sedangkan untuk kasus Kuota Haji ada beberapa kendala yang kami hadapi, seperti pemanggilan  Jemaah Haji dari luar yang ada 13 orang itu tidak ada satupun yang hadir, kemudian ternyata kami lihat yang ditetapkan tersangkanya yang di tahap penyelidikan, itu ada pengembalian oleh si  pihak KEMENAG langsung ke  rekening Pemerintah Kabupaten Sukabumi, Ini kasusnya kan pada saat pimpinan sebelumnya, kami juga mendapatkan bimbingan dari Kejaksaan Agung, ada beberapa petunjuk yang harus kami lengkapi dan kami penuhi untuk kami laporkan kembali ke Kejagung secara berjenjang melalui Kejaksaan Tinggi Jawa Barat.

“Itu sifatnya tertutup jadi hanya antara GMBI sama kami, artinya kita Akan memberikan keterangan Pers pada saat ini sesudah Audiensi”, pungkas Arya Wicaksana Kasi intel Kejaksaan Negeri Cibadak pada saat media dilarang masuk Aula.

(Rizal/SII)

Comments

comments