Tokoh Ormas Adat Sulut Serukan Semua Pihak Menahan Diri dan Jaga Kondusifitas Kota Bitung

oleh -
Tokoh Ormas Adat Sulut Serukan Semua Pihak Menahan Diri dan Jaga Kondufitas Kota Bitung

MANADO, sorotindonesia.com – Gesekan dan pertikaian antar kelompok warga yang meresahkan masyarakat di kota pelabuhan Bitung hari ini, disikapi oleh Ketua Umum AKSI (Aliansi Kabasaran Seluruh Indonesia) Stephen ‘Babe’ Liow bersama dengan Ketua Manguni Indonesia (MI) Sulut, John Hes Sumual.

Pada pernyataannya yang disampaikan saat ditemui awak media di Manado, Stephen mengatakan agar semua pihak bisa menahan diri dan bijak dalam merespon insiden yang terjadi di Kota Bitung.

“Kami prihatin atas peristiwa yang terjadi di Kota Bitung, dan kami menyerukan pertikaian yang melibatkan sesama anak bangsa ini harus segera dihentikan dan sama-sama menahan diri,” ucapnya, Sabtu (25/11/2023).

Dilanjutkan oleh Stephen, situasi dan kondisi yang terjadi di Kota Bitung pasca pertikaian ini rentan dimanfaatkan oleh provokator dan kelompok penyusup yang tujuannya menciptakan instabilitas.

“Masyarakat sebaiknya juga bijak dalam menerima informasi, jangan sampai ada provokator dan penyusupan dari kelompok-kelompok yang tidak bertanggungjawab yang mengganggu keamanan dan menghambat upaya perdamaian dan stabilitas di masyarakat,” ujar Stephen.

Kesempatan yang sama, Ketua MI Sulut John Hes Sumual, mengimbau masyarakat untuk mempercayakan penanganan peristiwa yang terjadi di Kota Bitung tersebut ke pihak kepolisian.

“Sekarang kita serahkan dan percayakan kepada pihak kepolisian dalam menangani persoalan yang terjadi di Kota Bitung agar situasi segera terkendali dan kondusif,” imbaunya.

Ia juga berharap tidak ada gerakan mobilisasi dari warga masyarakat, namun saling bergandeng tangan untuk saling menjaga keamanan dan ketertiban.

“Harapan kami agar tidak terjadi pergerakan mobilisasi massa. Tapi kami juga meminta agar pihak berwajib bergerak cepat mengambil tindakan terhadap pihak-pihak yang diduga telah melakukan pelanggaran hukum,” pungkas Hes Sumual.*

Comments

comments