Sungai Cimahi Bersih, Ini Kata Warga Cibabat

oleh -
Sungai Cimahi Bersih, Ini Kata Warga Cibabat

CIMAHI,- Satgas Citarum Sektor 21 Sub 14 melaksanakan giat karya bhakti bersama warga pelopor kebersihan di daerah aliran Sungai Cibabat, Cimahi Utara, Kota Cimahi, Sabtu (27/2/2021).

Kegiatan yang dilaksanakan seusai apel pengecekan personel dan materil ini, langsung menyasar bantaran sungai yang tertutup rumput dan tanaman liar lainnya yang tumbuh cukup mengganggu.

Tampak anggota Satgas Citarum dari TNI berpakaian PDL dan warga pelopor tak ragu memikul pacul, mesin pemotong rumput dan menenteng arit serta garpu rumput menuju lokasi korve.

Mulai giat dari pagi hingga menjelang siang, pekerjaan pembersihan daerah aliran sungai tersebut dilakukan dengan semangat, hingga hasilnya bantaran sungai yang tadinya tertutup rumput dan ilalang yang tumbuh subur terlebih saat penghujan saat ini, kondisinya menjadi bersih dan rapi.

Menariknya, disela peserta karya bhakti bekerja, anak-anak juga asik dengan kesibukan bermain dan berenang di aliran sungai.

“Hari ini Satgas Citarum Sektor 21 Subsektor 14 melaksanakan kegiatan pembersihan dan pemeliharaan daerah aliran Sungai Cimahi Utara, alhamdulillah, badan sungai yang tadinya tertutup oleh tanaman liar, saat bisa kita bersihkan,” kata Serka Zaenal saat memberi keterangannya kepada wartawan.

“Kita lihat, air sungai ini kondisinya bersih, tidak tercemar limbah industri, dan setiap hari bisa dimanfaatkan oleh anak-anak untuk berenang,” tambahnya.

Terkait dengan persoalan sampah dipermukaan sungai, diterangkan oleh Serka Zaenal, “Alhamdulillah, dengan hadirnya satgas dan tim, kondisi sungai yang tadinya banyak tumpukan sampah, kini masyarakat juga kesadarannya sudah semakin meningkat. Kita berkolaborasi dengan komunitas dan warga yang berada di sekitar daerah aliran sungai,” ungkapnya.

Namun demikian, Serka Zaenal mengakui masih ada oknum warga yang belum peduli dan membuang sampah sembarangan ke sungai.

“Tapi sampah masih ada kita temukan di aliran sungai, yang diduga dibuang oleh warga sambil lewat. Ya, kita harapkan kebiasaan seperti itu bisa dihilangkan, karena kebiasaan itu sangat merugikan masyarakat lainnya,” ucapnya.

Sektor 21 Subsektor 14 sendiri memiliki wilayah tugas mulai dari perbatasan Desa Padaasih (Curug Panganten), Cisarua, hingga Kelurahan Cibabat, sepanjang kurang lebih 3 kilometer.

Terkait dengan partisipasi warga masyarakat dalam melestarikan sungai, dituturkan oleh Serka Zaenal, “Alhamdulillah, dengan kegiatan sosialisasi yang kita laksanakan setiap hari kepada warga, warga juga semakin memiliki tanggung jawab dan tidak sungkan menegur warga lainnya yang membuang sampah sembarangan. Juga jika bewara untuk kegiatan kerja bhakti pada hari libur, warga juga ikut. Terlebih kita sekarang memiliki mesin potong rumput dari hasil pengadaan sendiri,” ungkapnya.

Pewarta pada kesempatan tersebut memperhatikan, selain aliran Sungai Cimahi Utara dimanfaatkan oleh anak-anak untuk bermain, juga dimanfaatkan oleh warga untuk memancing ikan.

Dikatakan oleh salaseorang warga, Asep (53), bahwa semenjak adanya Satgas Citarum kondisi Sungai Cimahi terawat kebersihannya.

“Sebelum ada Satgas, sungai ini kumuh banyak sampah dan tidak terawat. Sekarang selalu bersih,” ungkap warga yang tinggal di Sukawargi RT 05 RW 01 Kelurahan Cibabat ini.

Alhamdulillah, sejak ada satgas kita juga membantu, ikut turun,” ujarnya.

Saat ditanya oleh pewarta kenapa Pak Asep antusias ikut turun membantu membersihkan sungai, dijawab olehnya, “Ya, itu kan kewajiban sebagai warga,” ujarnya, singkat.

Harapannya sebagai warga, ia ingin sungai tidak ada sampah dan pendangkalan. “Saya berharap sampah di sungai semakin berkurang dan juga pendangkalan bisa diatasi. Dan warga jangan ada lagi yang buang sampah ke sungai,” harapnya.

[st]

Comments

comments