Sisi Lain Greivance Lumoindong, Terkesan Melayani Umat Tuhan di Lapas dan Rumah Tahanan

oleh -
Sisi Lain Greivance Lumoindong, Terkesan Melayani Umat Tuhan di Lapas dan Rumah Tahanan

Greivance Lumoindong: melayani mereka yang sedang dalam kesusahan, adalah kewajiban setiap kita

MANADO – Sebagai anak muda yang disibukkan oleh aktifitas pendidikan dan pelayanan di bidang keagamaan, membuat sosok Greivance Lumoindong semakin matang dalam melihat kondisi sosial kemasyarakatan yang tidak hanya di Sulawesi Utara, tetapi juga di nusantara.

Greivance Lumoindong lahir dan dibesarkan dari keluarga hamba Tuhan yang telah melayani ke seluruh pelosok tanah air, dan kini sedang mempersiapkan diri sebagai caleg PDIP DPRD Provinsi Sulawesi Utara, daerah pemilihan Minahasa Utara (Minut) dan Kota Bitung, nomor urut 8.

Kesempatan wawancaranya dengan awak media, putra bungsu Pendeta Gilbert Lumoindong ini mengaku memiliki kesan mendalam saat melakukan pelayanan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan (Rutan).

Baca Juga:  Erick Thohir Support Generasi Muda Untuk Berani Memimpin

Menurutnya, saudara yang sedang menjalani masa hukuman sebagai warga binaan tersebut merupakan masa yang sukar, masa introspeksi untuk bangkit dari kesalahan dan kegagalan masa lalu sambil mengingatkan kasih Tuhan yang tidak pernah gagal dan berkesudahan bagi setiap orang.

“Disinilah pentingnya hamba-hamba Tuhan mengunjungi saudara yang menjadi warga binaan di rutan-rutan serta lapas-lapas,” kata Grei, panggilan akrab Greivance Lumoindong yang sudah berkunjung ke 38 provinsi di Indonesia, termasuk diantaranya ke Lapas Nusakambangan, Cipinang, Kerobokan, Bitung, Malandeng, Abepura, dan Cibinong.

Baca Juga:  Israel Nyatakan Perang Buntut Dari Serangan Hamas Palestina, Ini Tanggapan Greivance GL

Dalam momentum Natal 2023 dan Tahun Baru 2024, Greivance bersama Pendeta Gilbert Lumoindong berkesempatan mengunjungi Lapas Bitung dan Lapas Kerobokan Bali, sambil mendoakan, menguatkan serta berbagi kasih kepada warga binaan. Sambil mengingat firman Tuhan dalam Matius 25:36 ketika Aku telanjang, kamu memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit, kamu melawat Aku; ketika Aku di dalam penjara, kamu mengunjungi Aku.

“Berarti mengunjungi dan melayani mereka yang dalam kesusahan, termasuk yang di rutan dan lapas adalah kewajiban setiap kita yang telah begitu banyak menikmati kasih Tuhan,” pungkas Greivance Lumoindong.***

Comments

comments