Selama Operasi Jaran 2021, Polda Jabar Berhasil Meringkus 249 Pelaku Curanmor

oleh -
Selama Operasi Jaran 2021, Polda Jabar Berhasil Meringkus 249 Pelaku Curanmor
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Erdi A. Chaniago S.I.K., M.Si., saat melaksanakan konferensi pers di Mapolda Jabar, Kota Bandung, terkait pengungkapan kasus curanmor selama operasi jaran 2021, Kamis (4/3/2021). [Foto: BidHumas]

BANDUNG,- Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Erdi A. Chaniago S.I.K. M.Si., dalam Konferensi Pers di Mapolda Jabar, Kamis (4/3/2021), mengatakan bahwa dalam dua pekan, sebanyak 249 orang tersangka curanmor (pencurian kendaraan bermotor) berhasil diringkus jajaran Polda Jabar.

Kabid Humas Polda Jabar menjelaskan, mulai tanggal 22 Pebruari 2021 sampai dengan 2 Maret 2021 di wilayah hukum Polda Jabar telah dilakukan operasi JARAN, dengan sasaran operasi yaitu pencurian kendaraan bermotor dan penadah hasil kejahatan curanmor.

Pada operasi tersebut, sekitar 322 unit sepeda motor disita jajaran Polda Jabar dari para pelaku curanmor, selain itu berhasil diamankan pula 19 kendaraan roda empat dan satu unit truk.

“Tersangka yang ditangkap 37 diantaranya merupakan target operasi, dan sisanya 212 adalah non target operasi,” tutur Kabid Humas.

Adapun modus operandi yang dilakukan oleh para tersangka adalah dengan menggunakan kunci T (astag) dan membobol kunci jendela atau rumah. Ada juga dengan modus perampasan atau begal dengan menggunakan senjata tajam dan senjata api.

“Para pelaku melakukan aksinya antara pukul 24.00 hingga pukul 06.00 WIB. Adapun yang menjadi sasaran mereka adalah teras dan garasi tempat kontrakan, pinggir jalan dan tempat parkir fasilitas umum.” ungkap Kabid Humas Polda Jabar.

“Kepada para tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman 7 tahun penjara, Pasal 365 KUHPidana dengan ancaman 9 tahun, dan Pasal 480 KUHPidana untuk para penadah dengan ancaman penjara 4 tahun,” tegasnya.

Kombes Pol. Erdi A. Chaniago S.I.K., M.Si., menghimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan kendaraan dapat mendatangi kantor Kepolisian setempat dengan membawa bukti resmi kepemilikan kendaraan bermotor.

“Kendaraan dapat diserahkan atau pinjam pakai, asalkan proses penyidikan telah selesai,” tutup Kabid Humas Polda Jabar pada kegiatan konferensi pers tersebut.

Comments

comments