JAKARTA – BP2MI (Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia) kembali melaksanakan kegiatan glorifikasi terhadap 135 orang PMI program GTG (Government to Government) Korea Selatan yang dilaksanakan di El Royale Hotel, Jakarta, Senin (12/12/2022).
“Hari ini BP2MI melepas sebanyak 135 PMI untuk bekerja ke Korea Selatan. Sehingga, total PMI yang telah diberangkatkan sejak dibukanya kembali penempatan PMI ke Korea Selatan pada Desember 2021 lalu, adalah 11.391 PMI,” jelas Kepala BP2MI Benny Rhamdani.
Menurut Benny, angka tersebut merupakan rekor dan terobosan baru sejak dibukanya skema GTG untuk kurun waktu satu tahun.
“Jadi, ini adalah rekor yang tidak pernah terjadi sebelumnya, penempatan PMI dalam satu tahun yang telah dilakukan untuk 11.391 khusus skema G to G. Kalau seluruh skema, total penempatan PMI di tahun 2022 sebanyak 182.601 PMI ke berbagai negara penempatan,” terang Benny.
Benny menjelaskan, saat masa pandemi Covid-19 pada tahun 2021, BP2MI menempatkan PMI ke luar negeri hanya 72 ribu, dan di tahun 2020 hanya 113 ribu PMI. Dari data tersebut, terlihat lonjakan yang signifikan terkait penempatan PMI ke luar negeri.
“Tahun 2022, BP2MI menargetkan penempatan PMI sebanyak 150 ribu. Berarti target penempatan telah terlewati, karena angka penempatan di tahun ini sudah 182.601 PMI,” jelas Benny.
BP2MI Sambut Hari Pekerja Migran Internasional, Gaungkan Stop Human Trafficking
BP2MI akan menyambut Hari Pekerja Migran Internasional yang jatuh pada 18 Desember mendatang dengan serangkaian kegiatan.
Serangkaian kegiatan ini akan dilaksanakan di berbagai daerah di Indonesia, yang juga akan menjadi ajang menggaungkan pesan migrasi aman dengan penegasan stop human trafficking alias perdagangan orang.
Kepala BP2MI Benny Ramdhani mengatakan, pihaknya sudah menyelenggarakan sejumlah kegiatan di berbagai daerah dalam rangkaian menyambut Hari Pekerja Migran Internasional.
“Karena Hari Pekerja Migran Internasional kita sudah mulai rangkaiannya, kick off di Grobogan 2 Desember lalu dengan wayang kulit,” kata Benny Rhamdani.
Benny menuturkan, Hari Pekerja Migran Internasional adalah juga suatu perayaan bagi para pekerja migran Indonesia.
Pemerintah, termasuk BP2MI selama ini telah berupaya memberantas perdagangan orang lewat praktik penempatan calon pekerja migran Indonesia secara ilegal.
“Kontennya migrasi aman dan stop human trafficking. Ini perayaan para pekerja migran Indonesia, semeriah apapun acara itu, kita akan siapkan untuk pekerja migran,” ujar Benny.
Rangkaian kegiatan dimulai dari Grobogan dan bergeser ke kota-kota lain seperti Pemalang, Kotamobagu, hingga Surabaya.
Puncaknya, Hari Pekerja Migran Indonesia akan dihelat pada Minggu (18/12/2022) ini di Car Free Day Jakarta.
Fokusnya, tegas Benny Rhamdani, masih akan seputar sosialisasi soal perdagangan orang.
“Kita sosialisasikan dan kampanye stop human trafficking dan ajakan jika bekerja ke luar negeri secara resmi, ” pungkasnya. **






