Rawat Daerah Aliran Sungai, Satgas Citarum Sektor 21 Sub 14 Bersihkan Bantaran Sungai Cimahi

oleh -
Rawat Daerah Aliran Sungai, Satgas Citarum Sektor 21 Sub 14 Bersihkan Bantaran Sungai Cimahi

CIMAHI – Guna merawat kebersihan daerah aliran sungai, personel Satgas Citarum Sektor 21 Subsektor 14 melaksanakan giat karya bhakti di bantaran Sungai Cimahi di Kelurahan Citeureup, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi.

Kegiatan selepas apel pengecekan personil dan materil ini, dengan menggunakan peralatan manual dan satu unit mesin pemotong rumput, menyasar kurang lebih 60 meter bantaran sungai.

“Kami saat ini bersama dengan warga pelopor kebersihan, melaksanakan giat bersih-bersih di bantaran Sungai Cimahi di Kelurahan Citeureup, Kebcamatan Cimahi Utara,” kata Serma Frisky Agung Rusliyanto, (21/3/2022).

Baca Juga:  Program Citarum Harum, PT Aswindo Tak Bosan Cemari Sungai Dengan Limbah

Kegiatan tersebut, lanjutnya, guna mengantisipasi kotoran masuk dan mencemari sungai.

“Ya, hari ini kami membersihkan kurang lebih 60 meter panjang bantaran sungai. Mudah-mudahan dengan kegiatan ini, sebagai bentuk juga sosialisasi kepada warga sekitar untuk sama-sama menjaga kebersihan dan kelestarian daerah aliran sungai agar bebas dari sampah,” terangnya.

Usai kegiatan bersih-bersih dan isoma, personel Satgas Citarum Sektor 21 Subsektor 14 melaksanakan giat rutin patroli untuk memantau kondisi aliran sungai.

Baca Juga:  Persiapan HPSN 2022 Di Sumedang, Satgas Citarum Sektor 21 Bersama Muspika Cimanggung Dan DLH Sumedang Gelar Rakor Serta Tinjau Lokasi Kegiatan
Dansubsektor 14 Cimahi Utara Serma Frisky Agung Rusliyanto saat melaksanakan patroli di Sungai Cimahi, (21/3/2022).

“Alhamdulillah, hasil patroli kami saat ini di Sungai Cimahi, kondisi aliran air normal dan tidak ditemukan timbulan sampah dan limbah. Semoga kondisi ini terus terjaga dan kesadaran serta kepedulian masyarakat terus meningkat dalam memperlakukan sampah agar tidak mencemari lingkungan. Sampah yang dibuang sembarangan kan dampak negatifnya bisa menimbulkan banjir dan sumber penyakit,” pungkas Serma Frisky Agung Rusliyanto.

Comments

comments