Banyumas | sorotindonesia.com – Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kabupaten Banyumas melantik Persatuan Tenis Meja (PTM) Sinar Serayu Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah (Jateng) di Aula GOR Satria Purwokerto Kabupaten Banyumas, Kamis (3/11/2022).
Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) PTMSI Jawa Tengah, Rukma Setyabudi dalam kesempatan tersebut menuturkan pembentukan PTM di setiap kecamatan akan bisa mencetak bibit-bibit yang berprestasi serta memajukan olahraga tenis meja di tingkatan kecamatan hingga provinsi.
“Saya yakin, pembentukan persatuan tenis meja di kecamatan tentunya akan muncul bibit-bibit unggul sangat banyak. Sehingga lebih efektif dan lebih mengerti, misalnya adik-adik kita berbakat gampang ditemukan dan pembinaannya lebih enak,” ungkap Rukma.
Menurut Rukma, dengan adanya hal itu atlet yang memiliki keahlian dalam bermain tenis meja sudah terbangun. Untuk itu, pihaknya siap memberikan fasilitas untuk berlatih secara profesional hingga mengundang atlet tenis juara internasional.
“Secara pelatihan profesional kemarin sudah diadakan. Kalau perlu kita akan mengundang bekas juara luar negeri, untuk melatih tanding adik-adik kita sehingga prestasi meningkat,” ujarnya.
Selain Rukma, beberapa tokoh yang hadir dalam pengukuhan PTM Kebasen antara lain; Plt Ketua Umum KONI Jateng, Bambang Raharjo Munadjat, Wakil Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono dan Ketua Pelaksana Pra Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Tenis Meja Jateng, Asfirla Harisanto.
Sementara, Ketua Pelaksana Pra Porprov Tenis Meja Jateng, Asfirla Harisanto menyebut olahraga masyarakat yang paling murah adalah tenis meja. Karena, olahraga tersebut tidak butuh tempat yang lebar dan tidak butuh peralatan yang mahal. Sehingga menurut dia tenis meja merupakan olahraga yang sangat efisien untuk masyarakat.
Terkait pelantikan PTM di Kecamatan Kebasen, Asfirla berharap pembentukan persatuan tenis meja di kecamatan akan memunculkan bibit-bibit atlet baru di tingkat kecamatan.
“Nantinya, per kecamatan akan kita bentuk supaya dapat untuk menjaring masyarakat lebih antusias olahraga tenis meja. Dari situ memunculkan bibit atlet baru, sehingga bisa mencapai wilayah kecamatan untuk merebut kejuaraan provinsi hingga nasional,” ungkapnya.
Melalui PTM kecamatan, ia optimis PTMSI Jateng bisa mendapatkan prestasi di ajang kejuaraan PON, meskipun hal tersebut usaha yang sangat berat.
“Kita harus meningkatkan daya antusias masyarakat itu luas terhadap olahraga tenis meja. Sehingga akan muncul atlet baru, bibit baru untuk mendapatkan prestasi ke PON mendatang, ” pungkasnya. (rq)






