Sambut Pilkada 2018, KYAMAT Gelar Aksi Teatrikal di Gedung Sate

oleh -

BANDUNG – Dua seniman Bandung, Kyai Matdon dan Taufik (Kyamat), menggelar aksi teatrikal di luar halaman Gedung Sate pada hari, Rabu (30/8/2017), dengan tema Politik itu Gembira.

Keduanya sengaja melakukan aksi teatrikalnya tersebut jelang Pilkada serentak tahun 2018 mendatang yang aroma persaingannya sudah mulai terasa.

“Politik itu biasanya riweuh (repot), rakyat yang tak berdosa menjadi korban. Spanduk yang berkeliaran di jalan-jalan, kampanye bohong, ke pasar pura-pura baik sama rakyat dan janji politik yang tak pernah habis jadi santapan politisi, seolah-olah bohong itu wajib atau sunnah muakkad,” tulis Kyamat pada press release-nya.

Keduanya mencoba mengkritisi pola politisi yang selama ini suka menggunakan media luar ruang serta blusukan untuk menarik simpati rakyat yang pada dasarnya bukan datang berdasar dari hati.

Ulah bohong wae ka rakyat (jangan terus bohongi rakyat), rakyat sudah minum air mata berabad-abad, kalian akan bertanggungjawab di akhirat kelak,” ujarnya yang ditujukan pada pemimpin ke depan.

Menurut Kyamat, memilih pemimpin itu gambling bagi rakyat, karena setelah terpilih, rakyat tidak tahu apakah pemimpin itu baik untuk lima tahun ke depan atau hanya gimmick saja dan terus menerus gumasep dengan caranya sendiri.

“Rakyat sekarang sudah mulai tahu, melihat akhlak calon pemimpin. Apakah mereka terlibat kriminal, korupsi, cabul dan lain-lain,” ujar Kyamat mengingatkan.

“Memilih Pemimpin itu sama halnya dengan memilih batu akik, memilih dengan hati,” pesan Kyamat yang ingin disampaikan pada aksi teatrikalnya tersebut. (*)

Aksi teatrikal Kyamat jelang pilkada 2018 di gedung sate

Comments

comments