Kejahatan Jalanan Dan Genk Motor Jadi Target Operasi Libas Lodaya 2022

oleh -
Kejahatan Jalanan Dan Genk Motor Jadi Target Operasi Libas Lodaya 2022

MAJALENGKA – Para pelaku aksi kriminalitas jalanan (street crime) di wilayah Kabupaten Majalengka saat ini tengah diincar aparat kepolisian khususnya di malam hari di tengah adanya Operasi Libas Lodaya 2022.

Dalam operasi yang digelar sejak 26 Mei 2022 itu, Polisi sudah mengamankan sejumlah pelaku kriminalitas. Namun jumlah pelaku yang diamankan itu belum diperinci karena operasi ini masih berlangsung hingga 10 hari ke depan.

Kapolres Majalengka Polda Jabar AKBP Edwin Affandi mengatakan, sasaran dalam Operasi Libas Lodaya 2022 yakni pelaku pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor), Sabtu (28/5/2022).

“Selain itu, sasaran dalam operasi ini yakni premanisme, kejahatan jalanan, geng motor, berandalan motor maupun gangguan kamtibmas lainnya yang memungkinkan terjadinya keresahan masyarakat di malam hari,” ujarnya.

Para pelaku aksi kriminalitas yang sudah terjaring dalam operasi tersebut, langsung dilakukan penahanan dan diproses hukum jika mereka terbukti melakukan tindak pidana, tetapi ada juga yang dilakukan pembinaan.

“Jadi, ketika ada pelaku yang terbukti melakukan tindak pidana, maka kami amankan. Kalau tidak terbukti, kita lakukan pembinaan dan kita pulangkan, atau kita kirim ke dinas sosial,” kata Kapolres.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Ibrahim Tompo, S.I.K., M. Si., mengatakan, selain untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, Operasi Libas Lodaya 2022 ini untuk menekan angka kriminalitas karena jumlahnya mengalami peningkatan pasca lebaran.

“Untuk itu, dalam Operasi Libas Lodaya 2022 ini pihaknya akan memburu semua pelaku kriminalitas karena selama ini mereka sudah meresahkan masyarakat Kabupaten Majalengka, Termasuk anak jalanan dan genk motor karena itu merupakan salah satu yang menganggu kenyamanan masyarakat,” tutur Kapolres.***

Comments

comments