XTC, GBR, Brigez dan Moonraker Deklarasi Dukung Kepolisian Tindak Tegas Genk Motor dan Kejahatan Jalanan

oleh -
XTC, GBR, Brigez dan Moonraker Deklarasi Dukung Kepolisian Tindak Tegas Genk Motor dan Kejahatan Jalanan

BANDUNG – Sejumlah Ormas dan LSM berbadan hukum yang dahulu dikenal sebagai genk motor, yakni XTC, GBR, Brigez dan Moonraker, menyampaikan pernyataan sikap dalam bentuk deklarasi bersama mendukung aparat kepolisian dalam memberantas dan menindak tegas secara hukum genk motor yang kerap meresahkan masyarakat Jawa Barat.

Deklarasi gabungan tersebut dilaksanakan di Monumen Perjuangan Rakyat (Monju), Jl. Dipatiukur, Coblong, Kota Bandung, yang mendapat pengarahan dari Kasubdit Kamneg DitIntelkam Polda Jabar, AKBP Robi Yanuar Soetjipto, Sabtu (28/5/2022).

Kegiatan ini turut dihadiri para pimpinan dan pengurus serta anggota dari ke empat organisasi yang melaksanakan deklarasi.

Kasubdit Kamneg Dit Intelkam.Polda Jabar menjelaskan bahwa kegiatan ini sebagai upaya dalam rangka menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif di wilayah Jawa Barat.

“Di harapkan kegiatan Deklarasi ini menciptakan dampak yang baik untuk menjaga kondusifitas di daerah – daerah wilayah hukum Jawa Barat dan agar dapat menekan aksi kriminal jalanan yang meresahkan warga,” ujarnya.

Adapun isi Deklarasi Bersama itu, antara lain :

Kami Empat Pilar XTC, GBR, BRIGEZ dan MOONRAKER JAWA BARAT, menyatakan :

1. Siap mendukung membantu Kepolisian memberantas kejahatan jalanan berandalan bermotor.

2. Mengecam dan menolak aksi – aksi kelompok berandalan bermotor untuk menjaga Kamtibmas di Jawa Barat.

3. Siap menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat di jalan raya.

Sementara itu, ditempat terpisah Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Ibrahim Tompo S.I.K., M.Si., mengatakan bahwa pada prinsipnya deklarasi ini bukanlah genk motor, tapi merupakan organisasi yang sudah berbadan hukum.

“Kegiatan Deklarasi Damai kelompok motor ini merupakan langkah dan upaya Polda Jabar dalam menciptakan keamanan serta kondusifitas di wilayah Jawa Barat.” tutup Ibrahim Tompo.***

Comments

comments