Kabar Gembira! Ada Wilayah yang Akan Punya Jalan Alternatif Baru Dampak Pengerukan Sedimentasi dan Penataan Bantaran Sungai Cisangkuy

oleh -
Kabar Gembira! Masyarakat Akan Punya Jalan Alternatif Baru Dampak Pengerukan Sedimentasi dan Penataan Bantaran Sungai Cisangkuy

KABUPATEN BANDUNG – Pengerukan sedimentasi dan penataan bantaran Sungai Cisangkuy yang kini sedang dikerjakan oleh Sektor 21 Satgas Citarum, ternyata akan berdampak pada terbukanya jalan baru  yang merupakan jalan inspeksi sungai yang kedepannya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai jalan alternatif penghubung sejumlah wilayah.

Hal tersebut tampak saat personel Sektor 21 Satgas Citarum Subsektor 7 bersama petugas BBWS untuk Sungai Cisangkuy selesai mengerjakan pengerukan sungai dan penataan bantaran menggunakan alat berat backhoe long arm di sekitar jembatan Kampung Sepen RW 06 Desa Sukasari, Kecamatan Pameungpeuk, Jumat (27/5/2022).

“Kami saat ini sedang melaksanakan tugas monitoring terkait dengan pekerjaan pengerukan sedimentasi sungai serta penataan bantaran Sungai Cisangkuy di Kampung Sepen, Desa Sukasari,” jelas Dansubsektor 21-07 Serka Suyatman kepada awak media.

Serka Suyatman, Dansubsektor 21-07 Satgas Citarum.

“Bantaran ini yang kita lihat sedang dirapihkan, kedepannya mungkin oleh instansi terkait atau BBWS bisa dilanjutkan dengan pekerjaan pemadatan sehingga berfungsi sebagai jalan inspeksi yang turut bermanfaat bagi masyarakat, menjadi jalan alternatif yang tembus hingga ke Banjaran. Dengan harapan tentunya bisa mendorong dan berdampak pada peningkatkan produktifitas dan perekonomian masyarakat,” tambahnya.

Dijelaskan lebih lanjut oleh Serka Suyatman bahwa kondisi bantaran sungai tersebut, sebelumnya hanya berupa jalan setapak yang belum tertata rapih serta ditumbuhi semak belukar dan juga hewan berbahaya seperti ular. Tetapi kini seiring dengan adanya pengerukan sedimentasi yang dilaksanakan oleh Satgas, sebagian tanahnya diurug ke permukaan sehingga sekarang sudah terbentang jalan untuk inspeksi selebar kurang lebih 4 meter.

“Mudah-mudahan bila nanti terealisasi, jalan ini bisa berfungsi juga untuk memecah kemacetan di jalan raya utama di depan (Jalan Raya Banjaran) yang banyak pabrik,” ujarnya.

Pengerukan sedimentasi dan penataan bantaran Sungai Cisangkuy yang sedang dikerjakan ini sendiri, diterangkan oleh Serka Suyatman, sudah dimulai sejak bulan Desember 2021.

“Dimulai sejak Desember kemarin, awalnya di Kp Rancaengang, lalu ke Waas, kemudian ke Kampung Sepen ini. Sampai hari ini kira-kira yang dikerjakan sudah 3 Km, di kiri dan kanan daerah aliran sungai. Posisi pekerjaan yang terberat adalah yang berada di titik ini, sepanjang kurang lebih 580 meter, karena kondisinya sudah tidak terawat selama kurang lebih 13 tahun,” terangnya.

Terkait target pengerukan sedimentasi di Sungai Cisangkuy, diungkapkan oleh Serka Suyatman, menyesuaikan dengan renaksi Dansektor 21 Satgas Citarum Kolonel Arh Wahyu Jiantono.

“Namun harapan dari masyarakat, pekerjaan ini hingga ke Baleendah,” ungkapnya.

Comments

comments