DPP PA GMNI Periode 2021-2026 Terbentuk, Diapresiasi Kader dan Alumni GMNI Sulut

oleh -
DPP PA GMNI Periode 2021-2026 Terbentuk, Diapresiasi Kader dan Alumni GMNI Sulut

DPP PA GMNI 2021-2026 diapresiasi ‘paripurna’ dan diharapkan terdepan jaga NKRI dan tangkal radikalisme

MANADO – Terbentuknya DPP PA GMNI hasil Kongres IV PA GMNI di Bandung oleh tim formatur yang dipimpin langsung Ketua Umum Terpilih, Prof Arief Hidayat, direspon positif dan dinilai ‘sempurna’ oleh kader dan Alumni GMNI dari Sulawesi Utara (Sulut).

Demikian disampaikan antara lain oleh para mantan Ketua GMNI Manado, Bung Jeffrey Rawis (Ketua GMNI Manado tahun 1982-1984), Bung Renee Kembuan (Presidium GMNI 1999-2002), Bung Markus Wantania (Presidium GMNI 2011-2013), dalam dialog dan diskusi grup Keluarga Besar GMNI dan Alumni Sulawesi Utara.

“Kami salut, sekaligus merespons positif apa yang sudah dihasilkan serta diputuskan Rapat Formatur DPP PA GMNI pada tanggal 3 Januari 2022, karena sudah merepresentasikan kesinambungan dan keterwakilan. Kami yakin komposisi personalia DPP PA kali ini sudah paripurna serta menjadi harapan bangsa untuk berada di garis terdepan jaga NKRI berdasarkan Pancasila, sekaligus harus tegas menangkal radikalisme serta aliran ideologi transnasional lainnya”, kata Jeffrey Rawis yang diantaranya pernah menjadi Editor Nasional Kantor Berita ANTARA serta Media Indonesia.

Disebutkan juga, kader GMNI dari Sulawesi Utara berperan strategis di dalam tugas-tugas formatur, yakni melalui kiprah tiga kadernya, yakni dari DPC GMNI Manado selaku Ketua DPD PA GMNI Papua, dan Maluku Utara yakni Bung Cletus Wetipo serta Albert Hama. Lalu ada tokoh berpengaruh yakni Bung James Sumendap, Ketua DPD PA Sulut, yang sudah membuktikan terobosan positif dan solid memberikan gagasan-gagasan terbaik demi menciptakan taman sari Indonesia mewakili segala potensi maupun kemampuan kader alumni di segala bidang.

Tim formatur dianggap sudah ‘paripurna’ memilih kader-kader untuk duduk di DPP PA GMNI. Pasalnya, hampir semua alumni yang tersebar dari berbagai bidang politik direkrut untuk masuk bergabung memperkuat barisan nasionalis Marhaenis Sukarnois ini.

Jeffrey, Renee dan Markus juga berharap, dengan masuknya kader-kader terbaik ini, terlebih dengan kesiapan dan kesediaan diri yang dinyatakan langsung Bung Benny Rhamdani aktivis 98, di mana dalam kesehariannya dipercaya oleh Presiden Jokowi sebagai Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia ( BP2MI), untuk masuk dalam kepengurusan DPP PA sudah tepat.

“Karena sejak awal berorganisasi dari Komisariat Swaradhika GMNI Fisip Unsrat dan di DPC GMNI Manado, sudah tertanam ideologi Marhaenis Soekarnois, walaupun sesudahnya pernah bergabung dengan organisasi ekstra lainnya yang Nasionalis Religius, akan tetapi sudah selesai kepengurusannya dan biodata ini tetap tersedia dan dilampirkannya di lembaga manapun sebelumnya, ditambahkan Bung Benny Rhamdani kepada mereka.

Demikian pula dengan personel kepengurusan lainnya, sangat diharapkan membawa eksistensi dan perubahan lebih solid dari barisan Nasionalis Marhaenis untuk mengawal Indonesia dari Sabang sampai Merauke dari segala ancaman dan gangguan disintegrasi disharmonisasi serta memperkuat NKRI.

Sebab, pengurus yang terpilih merupakan kader dan alumni yang sudah teruji kapasitas serta reputasinya di berbagai bidang, terlebih terdiri dari beragam warna politik.

“Itu sebabnya, kami apresiasi kepada formatur yang membuktikan komitmen juang untuk mendistribusikan potensi alumni di berbagai bidang tersebut. Kami berharap pengurus DPP PA GMNI segera dikukuhkan dan dilengkapi dengan Lembaga dan Kompartemen yang ada serta diisi dengan para senior lainnya di posisi Dewan Pakar, Ideologi, Pertimbangan dan lain-lain yang dibutuhkan saat ini,” kata mereka.

Diharapkan juga, semua potensi kader dapat dilibatkan mengabdi, menjaga dan mengawal Republik ini lewat struktur organisasi yang tersedia bila berkeinginan kuat dengan kesungguhan hati menyediakan waktunya memperkuat jajaran pengurus, tanpa dibatasi ataupun dihalangi.

Mengingat struktur DPP PA GMNI cukup kompleks dan luas, sehingga tidak ada kader alumni yang merasa dihalangi atau dihambat bila ingin mengabdi membesarkan organisasi ini dengan segala potensinya demi menjaga dan memperkuat NKRI. Hal ini penting untuk eksistensi ke depan menjadikan organisasi ini sebagai ‘rumah besar kaum Nasionalis Marhaenis Sukarnois’ terdepan di Republik ini, karena terdiri dari berbagai kader dan alumni di segala lini kekuatan sosial politik yang berhimpun dalam kepengurusan.

“Kami siap mengawal dan menggaransi pengurus yang terpilih, terlebih dari Sulawesi Utara (Sulut) untuk membuktikan eksistensi dan perjuangannya dalam mengawal dan memperkuat NKRI serta barisan Nasionalis Marhaenis sebagai kekuatan terdepan dalam menjaga Indonesia dari berbagai rongrongan, ancaman disintegrasi / disharmonisasi,” kunci Bung DJeffrey Rawis dkk, sebagai Administrator Grup. ***

Comments

comments