Dansektor 21 Satgas Citarum: Membersihkan Sungai Adalah Pekerjaan Mulia

oleh -
Dansektor 21 Satgas Citarum: Membersihkan Sungai Adalah Pekerjaan Mulia

KAB.BANDUNG,- Komandan Sektor 21 (Dansektor 21) Satgas Citarum Kolonel Arm Nursamsudin turut dalam kegiatan karya bhakti pengangkatan sampah yang dilaksanakan di Pintu Air Sungai Citarik, Solokanjeruk, beberapa waktu lalu.

Kegiatan tersebut melibatkan gabungan anggota Satgas Citarum Sektor 21 dari Subsektor 01/Rancaekek, Subsektor 15/Sumedang dan Subsektor 17/Solokanjeruk. Termasuk diantaranya warga pelopor kebersihan yang merupakan mitra Satgas Citarum, dan perangkat desa serta tokoh masyarakat setempat.

Pada kesempatan menyampaikan arahannya kepada anggota Satgas dari TNI dan warga, Dansektor 21 Satgas Citarum Harum Kolonel Arm Nursamsudin sambil memberikan motivasi bahwa tugas yang dilakukan selama ini adalah pekerjaan yang mulia.

Dansektor 21 Satgas Citarum Kolonel Arm Nursamsudin saat menyampaikan arahannya kepada anggota Satgas Citarum dari TNI dan warga pelopor di Pintu Air Sungai Citarik, beberapa waktu lalu.

“Membersihkan sungai adalah tugas yang mulia, kenapa saya sampaikan mulia? karena tidak ada yang mau mengerjakan. Berarti yang mengerjakan itu melaksanakan tugas yang mulia,” kata Dansektor 21.

“Sampah ini perbuatan siapa? ya perbuatan saudara-saudara kita yang belum sadar untuk memperlakukan sampah, sampah ini harusnya dibuang kemana. Ia maunya cari gampang dengan membuang ke sungai,” lanjutnya.

Tampak, lebih dari 2 ton sampah beragam jenis, bahkan ada bangkai hewan peliharaan dan juga unggas juga tikus, berhasil dikumpulkan dalam kegiatan tersebut.

Dansektor 21 berharap, kerjasama yang sudah terjalin selama ini dengan warga dan pemerintah setempat semakin kompak dalam mewujudkan cita-cita Citarum Harum.

“Harapan saya selaku Dansektor, saya menginginkan kerjasama kita semakin solid dan kompak,” harapnya.

“Kita menyadari adanya keterbatasan di lapangan, tetapi jangan menjadikan sebuah kendala. Penting adalah kerja hati-hati, kerja semangat, kemudian yang lebih penting lagi, sekarang sedang pandemi Covid-19, saya imbau jangan diabaikan. Tetap protokol kesehatan dilaksanakan,” pinta Dansektor 21 Kolonel Arm Nursamsudin.

Pada kesempatan itu juga Dansektor 21 mengajak warga masyarakat lebih meningkatkan sumbangsih dan peran aktifnya dalam mendukung kebersihan daerah aliran sungai.

“Tentunya kita tidak akan bosan dalam melaksanakan kegiatan pembersihan sungai di tempat ini (pintu air Sungai Citarik), kita agendakan rutin setiap minggu. Terimakasih kepada anggota sektor dan mitranya, kepada Pak Sekdes yang selalu hadir dan memberikan dukungan, mudah-mudahan bisa mengajak rakyatnya ikut sumbangsih dalam kegiatan ini, sudah ada tetapi perlu ditingkatkan kembali,” pungkasnya.

Kegiatan jajaran Satgas Citarum Sektor 21 yang rutin dilaksanakan di daerah Pintu Air Sungai Citarik (bendungan Adimaja), seorang warga sempat diwawancarai oleh pewarta untuk menanggapinya.

“Saya merasa kasihan kepada anggota Satgas, soalnya tidak selesai-selesai, tiap minggu bersih-bersih sungai, kok masyarakat belum sadar juga, kalau menyadari, sungai tidak bakalan kumuh dengan sampah,” kata Apeng (62), warga sekitar pintu air yang membuka usaha warung kopi dan makanan ringan.

Menurutnya, ia sendiri mengelola sampah rumah tangganya dengan cara dibakar dan enggan membuang sembarangan.

“Sampah saya kumpulkan, lalu dibakar. Saya tidak mau buang ke sungai karena tidak bakalan hancur dalam waktu 5 atau 10 tahun. Jadi, saya kumpulkan lalu dibakar,” ungkapnya.

Bahkan ia sendiri mengaku pernah memergoki seseorang yang membuang sampah sembarangan ke sungai dan mengejarnya untuk ditangkap, namun gagal.

“Saya sudah pernah lihat ada warga yang buang satu karung sampah ke sungai, saya sempat kejar, mau ditangkap, tapi keburu kabur menggunakan motor,” tandas Apeng.

[St]

Comments

comments