Dansektor 21 Satgas Citarum Hadiri Giat Karya Bhakti Gabungan Pengangkatan Sampah di Bendungan Sungai Citarik

oleh -
Dansektor 21 Satgas Citarum Hadiri Giat Karya Bhakti Gabungan Pengangkatan Sampah di Bendungan Sungai Citarik

KAB. BANDUNG, sorotindonesia.com,- Dansektor 21 Satgas Citarum Kolonel Arm Nursamsudin turut hadir dalam giat karya bhakti gabungan dari Subsektor 01, Subsektor 15 dan Subsektor 17 yang dilaksanakan di bendungan Sungai Citarik, perbatasan Desa Sukamanah Rancaekek dan Desa Solokanjeruk, Kabupaten Bandung, Minggu (7/2/2021).

Karya bhakti yang juga melibatkan warga pelopor kebersihan tersebut adalah pengangkatan timbulan sampah yang terbawa hanyut dan memadati pintu air. Turut hadir dalam kegiatan itu perangkat Desa Solokanjeruk, tokoh masyarakat setempat serta Dansubsektor 21-01/Rancaekek Serka Mulyana, Dansubsektor 21-15/Sumedang Serka Eri Krisyana, Dansubsektor 21-17/Solokanjeruk Serma Agus Sumarna.

Menggunakan peralatan manual dan konvensional, termasuk ban pelampung, tanpa bantuan alat berat, personel Satgas Citarum dan warga pelopor kebersihan semangat berjibaku melaksanakan tugasnya menggiring dan mengangkat sampah hingga ke tepian sungai.

Lebih dari 2 ton sampah beragam jenis, baik organik dan anorganik, berhasil dikumpulkan pada kegiatan karya bhakti ini.

Dijelaskan oleh Dansektor 21 Satgas Citarum Kolonel Arm Nursamsudin dihadapan awak media usai kegiatan, “Hari ini, Minggu tanggal 7 Februari 2021, kita melaksanakan kegiatan pengangkatan sampah di bendungan Sungai Citarik yang tiap minggunya kita agendakan,” jelasnya.

Dansektor 21 Satgas Citarum Kolonel Arm Nursamsudin memberikan keterangannya kepada awak media usai kegiatan karya bhakti pengangkatan sampah di bendungan Sungai Citarik, Minggu (7/2/2021).

“Kegiatan disini selain di tempat lainnya di sepanjang kurang lebih 9 kilometer. Saat musim hujan, volume air Sungai Citarik ini cukup besar dan membawa sampah-sampah dari atas (hulu) hingga ke daerah ini. Kita saksikan sendiri, begitu banyaknya sampah, sehingga kita agendakan rutin untuk melaksanakan pembersihan, dibantu warga setempat dan pemerintah desa. Saya berikan apresiasi khusus kepada pemerintah desa dan warganya, ditengah membangun kesadaran warga khususnya warga di sekitar daerah aliran sungai untuk disiplin dalam pengelolaan sampah. Artinya, jangan membuang sampah sembarangan,” urai Dansektor 21.

Ditambahkan oleh Dansektor 21 bahwa selain tugas pembersihan dan pemeliharaan daerah aliran sungai, anggota Satgas Citarum juga melaksanakan kegiatan pembinaan kepada warga masyarakat untuk secara bersama mewujudkan cita-cita Citarum Harum.

“Kegiatan (anggota satgas Citarum) yang lain setiap hari adalah melaksanakan pembinaan kepada masyarakat melalui komunikasi sosial, sehingga keberadaan kami ini semakin eksis di tengah masyarakat, masyarakat semakin paham dan sadar bahwa kehadiran Satgas Citarum ini untuk memerangi sampah yang liar guna mewujudkan cita-cita Citarum yang harum, sehingga nanti Sungai Citarum dan anak sungainya terbangun ekosistem yang kita harapkan bersama,” terang Dansektor 21 Kolonel Arm Nursamsudin.

Terpisah, Pemerintah Desa Solokanjeruk melalui Sekertaris Desa Solokanjeruk, Ilan Darwulan, yang hadir pada kegiatan karya bhakti tersebut mengatakan, “Alhamdulillah, kami mengucapkan terimakasih kepada Satgas Citarum Sektor 21, atas kegiatan karya bhakti ini, mudah-mudahan besar manfaatnya untuk kita semua dalam menanggulangi permasalahan Sungai Citarik, khususnya limbah (limbah padat dan cair). Semoga program Citarum Harum terus berlanjut. Kita dari Pemerintahan Desa Solokanjeruk siap membantu dan bersinergi apa yang dibutuhkan oleh Satgas Citarum ini,” ungkapnya.

Dikisahkan oleh Ilan Darwulan, sebelum adanya Satgas Citarum, khususnya Sektor 21 Subsektor 17, pemerintah desa mengalami kendala-kendala dalam mengatasi permasalahan sungai dan sampah.

“Ya, sebelum adanya Satgas Citarum, kita mengalami kendala-kendala, terutama tenaga ahli. Alhamdulillah, setelah adanya Satgas Citarum dari TNI, telah banyak membantu dan memberikan banyak manfaat,” ungkapnya lagi.

Dalam sinergitasnya mengatasi permasalahan sampah dan sungai, diuraikan oleh Ilan Darwulan, “Desa Solokanjeruk, Kecamatan Solokanjeruk, terdiri dari 15 RW. Kita tiap hari Sabtu dan Minggu mengadakan sosialisasi untuk menanggulangi masalah limbah. Bahkan untuk kepentingan tersebut kita menyediakan bantuan anggaran untuk penanggulangan sampah ini, bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Bandung. Dan sinergitasnya dengan Satgas Citarum kami tentunya mengucapkan terimakasih,” tutupnya.

[st]

Comments

comments