Awas! MD, Modus Penipuan Berkedok Investasi, Lelang Arisan dan Arisan

oleh -
oleh
Bukti percakapan dalam WA dan transfer dari beberapa korban MD Kuy (ist)

Semarang | sorotindonesia.com – Modus penipuan berkedok arisan, lelang arisan, dan investasi terjadi di Jawa Tengah. Kali ini, korban penipuan tidak menyangka jika pelaku penipuan yang ia kenal glamor dan membuka praktik jasa dan pelatihan rias membutuhkan suntikan investasi.

Hari ini, Kamis (27/10/2022) siang, perempuan 27 tahun berinisal AL mengatakan kepada sejumlah awak media tentang penipuan yang dia alami. AL mengaku mengenal Mahardika Septiani sudah 5 tahun. Dia mengetahui Mahardika Septiani berasal dari Sukorejo Kendal dan memiliki usaha jasa di daerah Sampangan, Gajahmungkur, Kota Semarang.

Bahkan, AL pun pernah mengikuti program pelatihan rias wajah dengan spesialisasi pada pemasangan bulu mata. Pelatihan dengan biaya Rp. 1.500.000,- untuk 3 kali pertemuan tersebut diadakan oleh Mahardika Septiani yang di kemudian hari menipu AL.

Mahardika Septiani menipu AL dengan modus lelang arisan dengan istilah Lelang MD Arisan Kuy. AL adalah satu dari perkiraan ratusan korban penipuan yang ditaksir mencapai lebih dari Rp. 4 milyar dengan modus Investasi MD Kuy, MD Arisan Kuy dan Lelang MD Arisan Kuy.

“Kemarin pada bulan Mei 2022 di sini ada buktinya terlampir dia menawarkan saya soal lelang arisan pada hari Jum’at tanggal 13 Mei (2022),” kata AL kepada sejumlah awak media usai konsultasi dengan Polrestabes Semarang, Kamis (27/10/2022) siang.

AL menerima tawaran lelang arisan MD Arisan senilai Rp. 8 Juta dari perempuan yang ia kenal bernama Mahardika Septiani dengan iming-iming mendapatkan Rp. 10 Juta, “Lelang Rp. 8 juta dapat Rp. 10 Juta tanggal 31 Mei, saya transfer tanggal 15,” ungkapnya.

Sebelum melakukan transfer, dirinya sempat meminta kepada Mahardika Septiani selaku pihak yang mengelola MD Arisan, “Kalau fik tanggal 31 aku melu. Fiks sayangku, si Dika-nya jawab gitu,” urainya.

Baca Juga:  Diduga Tertipu Oknum TNI, Herman Hia Nangis

Namun, AL tidak lantas mempercayai begitu saja penuturan pelaku penipuan Lelang MD Arisan Kuy. Oleh karena itu dirinya mencoba mencari informasi tambahan dari orang yang ia kenal dekat dengan pelaku, yakni mantan kekasih Mahardika Septiani.

“Saya waktu itu nanyanya sama (ke,-red) mantan pacarnya. Sebenarnya saya juga tidak begitu tahu masih pacar atau enggak. Dia bilangnya jawabnya sih sudah mantan,” ujarnya.

AL pun menerangkan tentang tawaran tersebut, dan meminta kejelasan tentang Dika (sapaan Mahardika Septiani) pernah bermasalah atau tidak dalam perkara serupa, “Pacarnya bilang dulu waktu sama saya sih tidak ada masalah, tapi enggak tahu ya kalau sekarang,” kata AL menirukan.

Bukti percakapan dalam WA dan transfer dari beberapa korban MD Kuy (ist)

“Itu juga yang mendasari saya untuk percaya kepada Dika,” imbuhnya.

Untuk memberikan kepercayaan terhadap calon korbannya, Mahardika Septiani membuatkan Grup dalam aplikasi percakapan WhatsApp (WA) . Karena itu AL memperkirakan ada ratusan orang yang menjadi korban penipuan bermodus investasi, arisan, dan lelang arisan dengan taksiran Rp. 4 Milyar, “Grup lelang sendiri, grup arisan sendiri, grup invest sendiri. Kalau saya tahunya grup lelang arisan saja,” terangnya.

Terkait grup dalam WA, korban lain berinisial MM (24) menerangkan, pelaku membuat grup investor pada Juli 2021. Dia mengira grup arisan berjalan setelah grup investor. Dia katakan tawaran arisan dengan slot (kuota) semisal 14 orang ditawarkan dalam grup investor yang kemudian dibuatkan grup baru khusus arisan. Perempuan asal Boja Kendal ini tertipu Rp. 11,9 Juta.

Mahardika Septiani mulai dicurigai bermasalah ketika susah untuk dikonfirmasi. Dia katakan pelaku menjawab ketika pada umumnya orang sedang istirahat malam, dan tidak dapat dikonfirmasi ulang pagi harinya. Sejak kondisi itu, tempat usaha Mahardika Septiani juga mulai tidak jelas.

“Sejak mulai panas itu rukonya sudah mulai gak jalan. Orangnya sudah mulai gonta-ganti nomor, ilang, bahkan ada yang sampai ke rukonya, ke rumah orangtuanya di Kendal (Sukorejo),” bebernya.

Baca Juga:  Audiensi Wagub Taj Yasin, Perusahaan Asal Tiongkok Bakal Tanamkan Invetasi Rp1 Triliun ke KITB

Perempuan 24 tahun yang ikut investasi sejak Februari 2022 ini menduga penipuan dilakukan dengan cara mencari korban baru untuk mengembalikan uang dan bunga dari peserta arisan yang lama.

“Kalau untuk invest saya sudah pernah dapat bunganya. Itu untuk invest yang 8, saya ambil itu 2 kali invest,” ucapnya.

MM mengaku investasi pertamanya dengan 8 slot peserta yang tiap investor akan mendapat keuntungan Rp. 200.000,- dalam jangka waktu 10 hari untuk per investasi dengan nilai Rp. 1 Juta, “Saya nerima tiga kali,” urainya.

“Saya ikut lagi invest dua Juta, dikembalikan dalam waktu seminggu atau tujuh hari menjadi dua juta lima ratus ribu tapi sama sekali tidak kembali, untuk sisanya saya ikut arisan. Baru angsuran karena saya dapat getnya nomor terakhir sudah labur duluan,” bebernya.

Nasib serupa dialami Y perempuan 26 tahun yang kini tinggal di Semarang ini tidak lain asalnya tetangga desa pelaku penipuan. Y mengeluarkan Rp. 20 Juta untuk investasi dengan iming-iming akan mendapatkan Rp. 24.400.000,-. Saat mendapatkan tawaran investasi ketika masih sakit dan rehat kerja, “Saya baru ikut 2 minggu,” akunya.

Y, AL dan MM merupakan korban investasi bodong yang dilakukan oleh Mahardika Septiani dengan modus MD Arisan Kuy, Lelang Arisan MD Kuy, dan Investasi MD Kuy. Mereka berharap korban lain ikut buka suara dan Mahardika Septiani bisa merespons dengan baik sehingga permasalahan tersebut dapat terselesaikan secara kekeluargaan.

“Tunjukkan iktikad baiknya, kembalikan uangnya, tidak usahlah pake bunganya,” kata Y menuturkan. (rq)

Comments

comments