Warga Dan Pedagang Sambut Baik Pembukaan Kembali Pasar Sadang Serang Kota Bandung

oleh -
Warga Dan Pedagang Sambut Baik Pembukaan Kembali Pasar Sadang Serang Kota Bandung
Lurah Sadang Serang, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Hasan Arifin (kaos merah), saat meninjau aktifitas Pasar tradisional Sadang Serang, Sabtu (20/6/2020).

BANDUNG, sorotindonesia.com,- Dibukanya kembali Pasar Sadang Serang Kota Bandung setelah sempat ditutup sekitar tanggal 9 Juni 2020 lalu akibat temuan hasil tes PCR yang dilakukan oleh tim Gugus Tugas Covid-19 ada pedagang yang dinyatakan reaktif, disambut baik oleh para pedagang maupun pengunjung.

Hal tersebut terungkap saat peninjauan Lurah Sadang Serang, Kecamatan Coblong, Hasan Arifin untuk melihat aktifitas di dalam Pasar Sadang Serang, didampingi antara lain oleh Bhabinkamtibmas Aiptu Bada, pengurus dan sesepuh Paguyuban Pedagang Pasar Sadang Serang, serta Ketua Umum DPP LSM PMPRI, Rohimat atau yang akrab disapa dengan panggilan Joker, Sabtu (20/6/2020) pagi.

Alhamdulillah, kami syukuri bisa berjualan lagi meski kondisinya begini,” kata H. Lili Sadeli (65) sambil menggunakan masker, salasatu pedagang daging ayam yang telah berjualan sejak tahun 1981 di Pasar Sadang Serang.

Dihadapan Lurah Sadang Serang beserta rombongan, dijelaskan oleh H. Lili Sadeli, “Kepada aparat pemerintah kami ucapkan syukur dan terimakasih, mendukung pedagang pasar Sadang Serang sudah bisa berjualan lagi,” ucapnya.

Meski yang belanja belum banyak, lanjutnya, kita tetap syukuri. “Rezekinya segini, Alhamdulillah, kita terima dan syukuri,” ujar H. Lili Sadeli.

Hal senada juga diungkapkan oleh Asep Supriatna, pedagang bumbu dan kebutuhan kue. “Alhamdulillah, pasar saat ini sudah dibuka kembali lebih cepat, yang sedianya akan dibuka pada tanggal 23 Juni 2020 nanti,” ungkapnya, senang.

“Untuk itu kami ucapkan terimakasih untuk semuanya,” tambahnya.

Ia berharap, kejadian tutupnya pasar yang menyediakan kebutuhan pokok, daging, ikan, sayuran, bumbu-bumbu, hasil bumi lainnya dan pakaian ini, tidak terulang kedepannya. “Mudah-mudahan kejadian seperti kemarin tidak terulang lagi. Semuanya aman dan tentram,” pungkas Asep Supriatna.

Salasatu pelanggan Pasar Sadang Serang, Ibu Neni, warga Bojong Kaler, Kelurahan Cigadung, saat dimintai tanggapannya terkait pembukaan pasar, mengaku sangat gembira.

“Kami bahagia sekali pasar Sadang Serangnya dibuka kembali, ini sangat memudahkan kami. Mudah-mudahan semuanya sehat,” kata Ibu Neni yang serentak diaminkan oleh Lurah Sadang Serang bersama rombongan.

“Saya langganan disini, karena merupakan pasar yang terdekat dan lengkap,” ujarnya yang sehari-hari jualan di rumahnya.

Dikatakan oleh Ibu Neni, selama Pasar Sadang Serang ditutup, ia terpaksa berbelanja ke pasar yang jaraknya lebih jauh.

“Ya selama Pasar Sadang Serang ditutup, saya sementara berbelanja ke Pasar Cicadas,” jelasnya.

Pada kegiatan peninjauan tersebut, Lurah Sadang Serang sambil berkeliling juga mengingatkan para pedagang dan pengunjung untuk tetap mengikuti protokol kesehatan pencegahan covid-19, antara lain dalam hal penggunaan masker dan jaga jarak bagi pengunjung.

Tampak di akses masuk pasar, sudah disediakan tempat khusus cuci tangan. Selain itu, di hampir tiap lapak atau jongko yang jumlahnya kurang lebih 200, ditempel selembar kertas yang bertuliskan “Wajib Menggunakan Masker”.

Bahkan di salasatu jongko daging yang dipantau pewarta, diberi sekat dari bahan plastik.

Saat diwawancarai awak media, Lurah Sadang Serang atas kegiatan peninjauannya tersebut ke Pasar Sadang Serang menjelaskan, “Pada hari ini, kita sudah melaksanakan monitoring protokol kesehatan yang sudah dilaksanakan di Pasar Sadang Serang,” jelasnya.

Hasan Arifin, Lurah Sadang Serang, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, memberikan keterangannya usai melaksanakan giat monitoring di Pasar Sadang Serang, Sabtu (20/6/2020).

“Mulai pintu masuk kita melaksanakan cuci tangan, selanjutnya kita terus mengimbau pada para pedagang dan pembeli, supaya tetap menggunakan masker, wajib,” jelasnya lagi.

Dituturkan lebih lanjut oleh Hasan Arifin, “Setelah kita keliling, monitoring, Alhamdulillah semua menjalankan dan mematuhi protokol kesehatan di Pasar Sadang Serang, Kelurahan Sadang Serang, Kecamatan Coblong, Kota Bandung ini,” ungkapnya.

“Sekali lagi, Alhamdulillah, semua menjalankannya dengan baik. Jadikan kesehatan sebagai kebutuhan,” tutup Lurah Sadang Serang tersebut.

Menanggapi kunjungan dari Lurah Sadang Serang, dikatakan oleh Rosadi selaku sesepuh dari Pasar Sadang Serang dihadapan awak media, “Kunjungan ini sangat bagus, sangat memotivasi masyarakat terutama para pedagang. Pak Lurah berkeliling dan melihat situasi dan kondisi yang ada, mudah-mudahan warga atau pembeli merasa lebih nyaman,” ucapnya.

Rosadi menambahkan, “Kalau ke Pasar Sadang Serang itu tidak ditakutkan seperti yang ada di berita-berita,” ujarnya.

“Kita sebagai warga, mendukung pemerintah. Karena apa yang dilakukan untuk kebaikan semuanya, baik pedagang atau pembeli maupun warga di sekitar pasar ini,” pungkas Rosadi yang didampingi Solihin selaku pengurus Paguyuban Pedagang Pasar Sadang Serang.

Sedangkan di tempat yang sama, Ketua Umum DPP LSM PMPRI, Rohimat, terkait dengan kegiatannya di Pasar Sadang Serang mengatakan, “Kehadiran kami disini, tanggal 20 Juni 2020, adalah untuk turut mendampingi Pak Lurah meninjau pasar tradisional Sadang Serang. Alhamdulillah, kita lihat pasar sudah kembali beraktifitas,” jelasnya.

Kesempatan tersebut ia juga mengajak warga masyarakat untuk tidak takut berbelanja ke Pasar Sadang Serang.

“Kepada warga masyarakat Kota Bandung khususnya warga Sadang Serang, mari kita berbelanja lagi ke pasar ini. Karena kami bisa pastikan kondisi pasar steril. Dari terduga covid-19, hasil SWAB negatif. Artinya, Pasar Sadang Serang aman,” ajaknya.

Elemen masyarakat yang bermarkas di Dago Elos ini juga sudah beberapa kali melaksanakan giat penyemprotan disinfektan di sekitar area pasar dan melaksanakan edukasi kepada para pedagang semasa pasar Sadang Serang ditutup sementara.

[St]

Comments

comments