Niat Ingin Kunjungi Sahabatnya Di Majalengka, Seorang Warga Kawalu Tasikmalaya Malah Dianiaya Kuwu

oleh -
Niat Ingin Kunjungi Sahabatnya Di Majalengka, Seorang Warga Kawalu Tasikmalaya Malah Dianiaya Kuwu
Kasat Reskrim Polres Majalengka Polda Jabar AKP Siswo De Cuellar Tarigan, saat menggelar konferensi pers. [Foto: BidHms]

MAJALENGKA,- Aksi premanisme dilakukan salaseorang oknum kuwu (kepala desa) di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, terhadap US, warga Kawalu, Kota Tasikmalaya, pada tanggal 5 Juni lalu.

Akibat perbuatannya, kini kuwu di salah satu desa di Kecamatan Cikijing berinisial ES itu terancam mendekam di tahanan penjara maksimal selama 5 (Lima) tahun enam bulan penjara.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kapolres Majalengka Polda Jabar AKBP Syamsul Huda melalui Kasat Reskrim Polres Majalengka AKP Siswo De Cuellar Tarigan saat menggelar konferensi pers. Ia mengatakan bahwa peristiwa penganiyaaan yang melibatkan Kuwu terhadap warga Tasikmalaya itu berawal saat terjadi pertikaian di jalan, tepatnya Desa Kencana, Kecamatan Cikijing.

“Dari pertikaian itu, pelaku melakukan penganiayaan terhadap korban dengan cara memukul. Korban saat itu mengendarai mobil bermaksud berkunjung ke rumah sahabatnya di Desa Kancana, Kecamatan Cikijing. Di tengah perjalanan, laju mobil korban diberhentikan pelaku. Setelah mobil korban berhenti, pelaku sempat menanyakan tujuan korban, yang dijawab korban akan berkunjung ke sahabatnya, H. OP di Desa Kencana itu,” jelas Siswo.

Dijelaskan lebih lanjut oleh Siswo, “Tiba-tiba tanpa alasan, terlapor ES langsung melakukan pemukulan ke bagian wajah korban dengan menggunakan kepalan tangan sebanyak 3 kali,” ungkapnya, Selasa (22/6/2021).

Korban berhasil melarikan diri dan langsung menuju rumah sahabatnya. Namun, ES tetap melakukan pengejaran hingga ke rumah H. OP dan kembali melakukan penganiayaan. Di TKP, ES dibantu temannya dengan inisial UN, warga Desa Cipulus, Kecamatan Cikijing.

“Di rumah H. OP, ES kembali melakukan penganiayaan dengan cara membanting korban sampai tersungkur sebanyak 2 kali dan menendang bagian wajah sebanyak 2 kali. Pelaku lainya yaitu inisial UN ikut melakukan pemukulan sebanyak 2 kali menggunakan kepalan tangan kananya ke bagian wajah korban,” tambah AKP Siswo.

“Para pelaku diamankan di Polres Majalengka Polda Jabar pada 17 Juni. Mereka dijerat dengan pasal 170 KUHPidana dengan ancaman hukuman selama-lamanya 5 tahun enam bulan penjara,” tegas Kasat Reskrim AKP Siswo DC Tarigan.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Erdi A. Chaniago menginformasikan bahwa akibat penganiayaan itu, korban mengalami sejumlah luka di bagian wajah. Korban juga mengalami luka gores dan gigi seri terlepas. Dari hasil pemeriksaan petugas, pelaku mengaku melakukan aksi itu spontanitas, dikarenakan awalnya ada pertikaian ketika berpapasan di jalan.

Saat kejadian, lanjut Kabid Humas, para pelaku juga diketahui di bawah pengaruh Minuman Keras (Miras), berbarengan dengan adanya hiburan Organ Tunggal dalam hajatan di Desa Kancana.****

Comments

comments