Satgas Citarum Sektor 21 Sub 16 Cek IPAL PT ABC Kogen Dairy Cicalengka

oleh -
Satgas Citarum Sektor 21 Sub 16 Cek IPAL PT ABC Kogen Dairy Cicalengka

KAB. BANDUNG,- Jajaran Satgas Citarum Sektor 21 Subsektor 16 melaksanakan giat pengecekan hasil olahan limbah milik PT ABC Kogen Dairy di Jl Raya Cicalengka-Majalaya, Kabupaten Bandung, Jumat (9/7/2021).

Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan perusahaan produk makanan/minuman tersebut mengelola IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah) dengan baik dan tidak mencemari lingkungan.

Tampak pengecekan yang dilakukan oleh personel Satgas Citarum Sektor 21 Subsektor 16 ini, didampingi oleh staf perusahaan, tidak hanya di dalam area IPAL saja, namun juga hingga ke outfall.

“Hari ini, kami Satgas Citarum Sektor 21 Subsektor 16 melaksanakan kegiatan patroli limbah dan mengecek IPAL PT ABC Kogen Dairy,” jelas Pelda Bernando Cavio.

Alhamdulillah, dari kegiatan kami saat ini, pihak perusahaan masih komitmen menjaga dengan baik hasil olahan limbahnya sesuai yang diharapkan, yakni tidak berwarna, tidak berbau, tidak panas, tidak berbusa, serta ikan koi dan ikan mas hidup di bak indikator outlet sebelum hasil olahan limbah tersebut dibuang ke sungai,” ungkapnya.

Personel Satgas Citarum Sektor 21 Subsektor 16 sedang mengecek pH air hasil olahan limbah PT ABC Kogen Dairy, Jumat (9/7/2021).

Menurut Pelda Bernando Cavio lebih lanjut, IPAL PT ABC Kogen Dairy ini mengolah limbah rata-rata perharinya sebanyak 280 m3. Dan kini sedang dalam peningkatan IPAL, diantaranya untuk memaksimalkan proses recycle.

“Harapan kami dan sesuai arahan dari Dansektor 21 Kolonel Arm Nursamsudin, seluruh perusahaan yang berpotensi membuang limbah cairnya ke aliran sungai, khususnya di wilayah tugas kami di Subsektor 16, untuk turut menyukseskan program Citarum Harum sesuai amanat Perpres No.15 tahun 2018 dengan cara disiplin mengolah limbahnya sesuai peraturan yang berlaku agar ekosistem kembali terbangun,” harapnya.

Jajaran Satgas Citarum Sektor 21 sendiri yang bertanggungjawab di anak Sungai Citarum wilayah Kabupaten Bandung (kecuali Majalaya), Kabupaten Sumedang, dan Kota Cimahi, saat ini tengah mengintensifkan patroli sungai, terutama pengawasan terhadap pencemaran limbah industri, selain sampah permukaan dan sedimentasi.

Comments

comments