Rumah Sakit Dustira Terima Bantuan Delapan Ton Oksigen Cair Dari Asosiasi Pertekstilan Indonesia

oleh -
Rumah Sakit Dustira Terima Bantuan 8 Ton Oksigen Cair Dari Asosiasi Pertekstilan Indonesia

CIMAHI,- Rumah Sakit Dustira menerima bantuan delapan ton oksigen cair dari Asosiasi Pertekstilan Indonesia yang diserahkan oleh Ketua Umum API, Jemmy Kartiwa Sastraatmaja.

Hal tersebut disampaikan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Agus Subiyanto saat menerima bantuan Oksigen dari Asosiasi Pengusaha Tekstil (API) yang bertempat di RS Dustira, Jalan Dustira No. 1, Baros, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi, Kamis (2/9/2021).

Ketua Umum API Jemmy Kartiwa menyampaikan bahwa dalam melalui ujian saat pandemi ini, kita sama-sama bahu membahu. Kebutuhan oksigen medis sangat tinggi, sehingga bantuan ini sebagai bentuk dukungan kami kepada tenaga medis dan masyarakat dalam menghadapi pandemi ini.

“Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat secara luas bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan, sehingga dapat mendorong percepatan usainya pandemi ini,” jelasnya.

Bersamaan itu pula, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Agus Subiyanto mengatakan,”Kebutuhan Oksigen Cair medis beberapa rumah sakit termasuk Rumah Sakit Dustira saat ini sangat meningkat yang diakibatkan oleh renggangan kasus covid-19,” ucap Pangdam.

Oleh karena itu, lanjut Pangdam, bantuan 8 ton oksigen cair yang diterima hari ini sungguh sangat berharga bagi Rumkit Dustira dalam memberikan layanan bagi pasien covid-19 khususnya, dan pasien lain yang membutuhkan oksigen medis.

“Saya mengucapkan terima kasih atas bantuan oksigen cair dari API yang dapat membantu penyediaan oksigen dan kebutuhan medis lainnya, semoga akan menginspirasi kalangan organisasi atau lembaga lainnya untuk membantu pemerintah menangani covid-19,” kata Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Agus Subiyanto.

Hadir pada acara tersebut, Asintel, Asops dan Aslog Kasdam III/Slw, Kakesdam III/Slw, Kapendam III/Slw, Karumkit RS Dustira, Wakil Ketua API, Sekjen API dan tamu undangan lain.

[st]

Comments

comments