Pelaku Pengeroyokan Warga Cipedes Bandung Berhasil Diamankan Polisi, Kronologi Terungkap

oleh -
Pelaku Pengeroyokan Warga Cipedes Bandung Di Malam Takbiran Idul Adha Berhasil Diamankan Polisi, Kronologi Terungkap
illustrated.

BANDUNG – Viral di media sosial rekaman CCTV peristiwa penyerangan dan pengeroyokan terhadap warga Cipedes yang dilakukan oleh sekelompok orang dengan menggunakan sepeda motor.

Peristiwa tersebut terjadi saat warga di Jalan Cipedes Tengah RT 06 RW 05 Kelurahan Sukajadi, Kota Bandung, sedang melaksanakan kerja bakti di lapangan Abra, saat malam takbiran pada tanggal 9 Juli 2022 sekitar pukul 23.00 WIB.

Saat dikonfirmasi ke Polsek Sukajadi Polrestabes Bandung Polda Jabar, Kapolsek membenarkan kejadian tersebut.

“Iya benar ada kejadian tersebut,” kata Kapolsek Sukajadi, Kompol Ronny Mardiatun, saat dihubungi via ponselnya, Rabu (13/7/2022).

Ronny mengatakan, terdapat 3 orang korban dalam kejadian tersebut. Korban yang diketahui bernama Sdr Hendra yang mengalami luka di kepala bagian belakang akibat benda tajam, Sdr Dadan luka di pelipis kiri luka benda tajam dan Sdr Kukun yang mengalami luka di kepala bagian depan akibat benda tumpul dan luka benda tajam kepala depan atas.

“Korban sudah menjalani rawat jalan,” ucapnya.

Sementara itu, disinggung soal kronologisnya, Ronny mengatakan dari keterangan pelaku yang berhasil diamankan, Ujang Iwa alias Justin, mereka datang mencari Johan dan Kasino untuk membahas masalah kejadian pengeroyokan pada tiga tahun yang lalu, namun tidak ditemukan.

Setelah itu pelaku pulang, tetapi tidak berselang lama kemudian kembali ke lokasi dengan membawa teman-temannya, yakni Cucu dan kawan-kawan.

“Sesampai di lokasi, pelaku melihat ada Kukun (korban) yang pada saat terjadi pengeroyokan tiga tahun yang lalu merupakan salah satu pelaku pengerokan terhadap pelaku, dan menjadi pelampiasan para pelaku pengeroyokan dengan menggunakan tangan kosong, sajam dan benda tumpul berbentuk besi panjang. Kemudian datang Dadan Sunandar alias Apeng yang bertugas sebagai Linmas setempat dan Hendra alias Cuen hendak mererai,” beber Kapolsek.

Diterangkannya lebih lanjut, niat melerai yang dilakukan Dadan dan Hendra, justru dikeroyok yang oleh para pelaku, Cucu dkk, dengan cara mengunakan tangan kosong, sajam golok dan benda tumpul.

“Akibat kejadian tersebut, ada tiga korban, yaitu Dadan Suhendar alias Apeng, Hendra dan Kukun,” ujar Kapolsek.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Ibrahim Tompo S.I.K., M.Si., di kesempatan terpisah mengatakan bahwa sempat beredar informasi jika pelaku merupakan kelompok ormas.

“Bahwa kejadian tersebut bukan antar ormas, akan tetapi antara Kukun dan Cucu dkk.┬áIni hanya masalah pribadi,” pungkasnya.

Pada kasus itu, polisi telah membekuk delapan pelaku, yaitu SP, RH, AO, RS, CS, HR, DS dan AR yang saat ini telah diamankan di rumah tahanan Mapolrestebes Bandung guna proses penyelidikan dan penyidikan pengembangan penanganan perkara lebih lanjut.*****

Comments

comments