Pejabat Baru Diharap Tingkatkan Kinerja Dinas Sosial Semarang

oleh -
Pejabat Baru Diharap Tingkatkan Kinerja Dinsos Semarang
Kasie TSPO Bambang Sumedi saat bersama Korwil TPD Budhi Santoso menjangkau kelayan, baru-baru ini. (dok)

SEMARANG – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi belum lama ini melantik para pejabat baru. Dua diantaranya adalah Mada Gautama yang semula bertugas di Dinas Kesehatan menjadi Sekretaris Dinsos Semarang dan Bambang Sumedi dari Sekretaris Lurah menjadi Kasie Tuna Susila dan Perdagangan Orang (TSPO) di Dinsos.

Sejumlah harapan menyeruak dari para relawan Tim Penjangkauan Dinsos (TPD) Kota Semarang. Hadirnya dua pejabat baru diharap terus membuat TPD solid dan lebih efektif memberikan pelayanan sosial kemanusiaan bagi masyarakat.

“Kami tentunya berharap (pejabat baru) bisa memahami persoalan yang dihadapi, dan memang terbukti, Pak Bambang juga sama seperti Kasie TSPO yang lama, Pak Anggie yang baru jadi kasi langsung mau menemani TPD di lapangan. Mudah-mudah tambah kompak dan konsisten,” kata Koordinator TPD, Dwi Supratiwi usai kegiatan peningkatan kapasitas relawan di Gedung Juang 45 Kota Semarang, Sabtu (6/11/2021).

Senada, salah satu Koordinator TPD Budhi Santoso mengaku sempat terkejut ada pejabat baru yang langsung berbaur dengan relawan Dinsos, “Sempat kaget tiba-tiba ada Kasie TSPO yang baru kok ikut penjangkauan,” akunya.

Harapan tersebut juga diakui oleh Kabid Rehabsos Tri Waluyo yang senang mendengar pernyataan bawahan barunya, “Pak Bambang ini juga luar biasa, baru sehari masuk kerja (sebagai Kasie TSPO) sudah bilang, Pak, saya mau ikut turun mendampingi teman-teman TPD di jalan,” ungkapnya.

Adanya harapan peningkatan kinerja yang efektif agaknya tidak berlebih. Sekretaris Dinas Sosial Mada Gautama pun memaparkan beberapa pandangan umum terhadap Dinas Sosial. Menurutnya, Dinsos harus melakukan rehabilitasi internal dan meningkatkan kerja sama.

Dia jelaskan, semestinya Dinsos Kota Semarang harus sehat secara organisasi. Sehingga kerja sama dan hal-hal yang harus diperhatikan dari TPD bisa terpenuhi dengan baik. Salah satu sorotannya, kelayanan terpaksa harus menunggu tempat rujukan karena belum tes kesehatan bebas Covid semestinya tidak terjadi. (qq)

Comments

comments