Pangdam III Siliwangi Buka Pelatihan Potensi SAR, Siap Berikan Pertolongan Kepada Masyarakat

oleh -
Pangdam III Siliwangi Buka Pelatihan Potensi SAR, Siap Berikan Pertolongan Kepada Masyarakat

Sumedang,- Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto membuka Pelatihan Potensi SAR Kodam III/Siliwangi tahun 2021 yang bertempat di Mako Yonif Raider 301/PKS Jalan Raya Cimalaka No. 129, Desa Citimun Cimalaka, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang, Senin (1/2/2021).

Pelatihan ini mengusung tema Melalui Kepelatihan Potensi SAR Kita Tingkatkan Kemampuan Dan Soliditas Dalam Melaksanakan Pencarian Dan Pertolongan Secara Profesional Sinergi Dan Militan.

Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto saat membuka kegiatan tersebut mengatakan, “Beberapa waktu yang lalu, kita sudah melaksanakan apel kesiapsiagaan di Tingkat Provinsi, itu semuanya untuk mengantisipasi apabila ada bencana atau musibah yang lain kita semuanya sudah siap,” ucapnya.

Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto pada sambutannya di acara pembukaan kegiatan Pelatihan Potensi SAR Kodam III/Siliwangi tahun 2021 bertempat di Makoyonif Raider 301/PKS, Sumedang, Senin (1/2/2021).

Dikatakan lebih lanjut oleh Pangdam bahwa Pelatihan ini bekerjasama dengan Basarnas sebagai salah satu upaya membentuk dan melatih pada potensi SAR Kodam III/Siliwangi yang siap untuk terjun melaksanakan tugas dan keterpaduan antara satu dengan yang lainnya dalam melakukan tugas pencarian serta penyelamatan korban.

“Kita semuanya berusaha semaksimal mungkin untuk bisa mengantisipasi dengan bergerak cepat dan tepat apabila dibutuhkan. Ada bencana kita selalu siap untuk memberikan pertolongan kepada masyarakat, ” tegas Pangdam III/Siliwangi.

Ditempat yang sama Deputi SDM dan Potensi Basarnas Pusat, Haris, menyampaikan, “Kunci sukses dan keberhasilan dalam operasi pencarian pertolongan itu ditentukan juga dengan dedikasi dan kesiapsiagaan. Hari ini, Basarnas kerjasama dengan Kodam III/Siliwangi untuk melakukan pelatihan, salahsatunya adalah kompetensi pencarian pertolongan di kedalaman atau under water rescue,” terangnya.

“Kesiapsiagaan menjadi hal yang penting, disamping itu untuk supaya SDM profesional memiliki kompetensi yang sama untuk melakukan pencarian pertolongan juga untuk menyinergikan kegiatan-kegiatan kita antara kementerian dan lembaga,” imbuhnya.****

Comments

comments