Masyarakat RW 07 Desa Sindangpakuon Bahu Membahu Bantu Warga Isoman

oleh -
Masyarakat RW 07 Desa Sindangpakuon Bahu Membahu Bantu Warga Isoman
Tokoh warga Desa Sindangpakuon dan Ketua RW 07 saat menyerahkan bantuan kepada perwakilan warga yang sedang menjalani isoman.

SUMEDANG,- Meningkatnya kasus terkonfirmasi Covid-19 di tanah air semenjak libur Lebaran Idul Fitri lalu, membuat pemerintah pusat hingga di tingkat RW (Rukun Warga) melaksanakan langkah-langkah antisipasi agar dapat mencegah penyebaran virus berbahaya ini lebih luas.

Satu diantara ribuan RW yang berada di Jawa Barat, yakni RW 07 di Desa Sindangpakuon, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, adalah contohnya.

“Kita sementara ini melarang warga dari luar kota untuk datang, ini untuk keselamatan bersama. Sesuai arahan dari Pemerintah Desa Sindangpakuon,” kata Wawan, Ketua RW 07 saat memberikan keterangannya kepada pewarta, (30/7/2021).

“Kalau warga tidak ada keperluan sangat penting ke luar kota, agar tidak kemana-mana. Yang diperketat itu tamu-tamu dari luar. Juga warga yang saat ini berada di luar kota, diharapkan pulangnya saat kondisi pandemi sudah mereda. Atau yang terpaksa harus pulang, segera berkoordinasi dengan satgas covid desa,” terang Wawan lebih lanjut.

Diungkapkan oleh Wawan bahwa pasca libur Idul Fitri 1442 H, ada 7 orang warganya yang terpapar. Namun kondisinya sekarang sudah pulih.

“Sesudah libur Idul Fitri, ada 7 warganya yang terpapar, tetapi sudah sembuh. Dan yang sempat dirawat ada 3 orang yang saat ini sudah pulang dan tengah pemulihan untuk menjaga kondisi kesehatannya,” ungkapnya.

Diketahui sebelumnya, warga ada yang terpapar dari tempat kerjanya. Desa Sindangpakuon sendiri merupakan salasatu wilayah teramai di Kecamatan Cimanggung dan merupakan wilayah yang banyak berdiri industri.

Selama warga yang terpapar menjalani isolasi mandiri, Wawan berterimakasih atas kepedulian dari warga yang telah ikut memberikan bantuan dan semangat.

“Bantuan dari desa ada, lalu sumbangsih dari warga lainnya juga ada, giliran, bentuknya bahan pokok selama isoman. Ada kepedulian sangat tinggi dari warga yang terketuk untuk membantu. Pihak desa juga saat kita lapor, responnya cepat untuk memberikan bantuan,” kata Wawan.

Namun demikian ia tak menampik ada warga yang awalnya merasa kurang nyaman ketika mengetahui ada yang terpapar dan sedang isoman.

“Secara psikologis ada yang merasa tidak nyaman ketika mengetahui ada tetangganya yang terpapar Covid-19, kita terangkan agar tidak panik dan tidak terbawa arus. Intinya, warga yang isoman jangan dijauhi. Yang jelas mah memberikan ketenangan psikologis bagi keluarga yang isoman. Terpenting jangan takut selama prokes kita laksanakan,” jelas Wawan selaku bagian dari satgas covid-19 di desa yang selalu berkoordinasi dengan pemerintah desa dan Puskesmas setempat.

“Kami juga mengimbau kepada warga, tiap-tiap keluarga, untuk menjaga kesehatan dan tetap menerapkan protokol kesehatan saat beraktifitas di luar rumah serta jika memungkinkan untuk menunda dulu acara-acara yang berpotensi kerumunan,” pesan Wawan.

Ketua RW 07 Desa Sindangpakuon yang juga Ketua KSM Sindang Jaya Mekar, Wawan (kanan), saat menerima kunjungan personel Satgas Citarum di pembangunan sarana TPS3R Citarum Harum.

Kesempatan terpisah, Ade (20), warga RT 03 RW 07 Desa Sindangpakuon mengungkapkan apresiasinya terhadap pemerintah desa dan pengurus warga yang selalu merespon dengan cepat terkait Covid-19.

“Warga yang sedang isoman suka diberikan bantuan. Sosialisasi protokol kesehatan juga sering disampaikan,” kata Ade.

Namun Ade berharap bisa berkesempatan ikut program vaksinasi agar bisa menangkal fatalitas paparan Covid-19. “Iya, saya menunggu pengumuman dari pemerintah desa supaya bisa ikut vaksin covid-19,” harapnya.

[St]

Comments

comments