Karya Bhakti Minggu Gembira Satgas Citarum Subsektor 21/06 Citepus Bersama Warga Bojongsuren Dan Sekeandur

oleh -
Minggu Gembira Satgas Citarum Subsektor 21/06 Citepus Bersama Warga Bojongsuren Dan Sekeandur

KAB. BANDUNG,- Satgas Citarum Harum Sektor 21 Subsektor 06 Citepus menggelar kegiatan karya bhakti bersama warga masyarakat bertajuk Minggu Gembira. Kegiatan yang dicanangkan oleh Komandan Sub Sektor 21-06/Citepus Pelda Edy Purwanto pada setiap hari minggu ini, melibatkan warga di dua RW, yakni warga Bojongsuren dan warga Sekeandur, Kelurahan Pasawahan, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Minggu (3/3/2019).

Kegiatan di Bojongsuren yang merupakan pelaksanaan kegiatan Minggu Gembira kali kedua ini, sasarannya adalah melanjutkan pembuatan Taman Edukasi Bojongsuren. Sedangkan di Sekeandur adalah yang pertama dengan sasaran pembuatan Taman Edukasi Sekeandur.

Kegiatan karya bhakti minggu gembira di Bojongsuren, Kelurahan Pasawahan, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Minggu (3/3/2019).
Kegiatan karya bhakti minggu gembira di Bojongsuren, Kelurahan Pasawahan, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Minggu (3/3/2019).

“Kegiatan karya bhakti Minggu Gembira ini terlaksana dengan dukungan langsung dari Dansektor 21 Satgas Citarum Kolonel Inf Yusep Sudrajat. Dukungan tersebut antara lain dalam bentuk motivasi dan bahan pembangunan taman berupa paving block,” terang Dansubsektor 21-06 Pelda Edy Purwanto.

“Setelah dua kali pelaksanaan kegiatan karya bhakti, kami merasa bangga, karena semangat dan antusias warga masyarakat dalam bergotongroyong sangat tinggi, bapak-bapak, pemuda dan bahkan ibu-ibu tidak ketinggalan dengan menyajikan mamiri. Mereka saling bahu membahu bekerjasama menyelesaikan pemasangan paving block di lokasi taman edukasi, dengan demikian tak salah kalau hari ini disebut Minggu Gembira, karena pada hari biasa warga banyak yang tidak bisa membantu dikarenakan mayoritas bekerja sebagai karyawan,” jelas Edy.

Sedangkan di Sekeandur, melalui Ketua RW H. Endah Suherman, turut melaksanakan karya bhakti bersama warganya dengan membersihkan dan merapikan bantaran yang bakal dibuat menjadi taman edukasi di wilayahnya.

Kegiatan karya bhakti minggu gembira Satgas Citarum Subsektor 21-06/Citepus bersama warga di Sekeandur, Kelurahan Pasawahan, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Minggu (3/3/2019).
Kegiatan karya bhakti minggu gembira Satgas Citarum Subsektor 21-06/Citepus bersama warga di Sekeandur, Kelurahan Pasawahan, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Minggu (3/3/2019).

Dengan hadirnya taman, selain keindahan, juga sebagai bentuk sosialisasi terkait dengan kebersihan lingkungan. “Mereka meminta Satgas Citarum memimpin kegiatan dimaksud,” ujar Edy Purwanto.

“Pembangunan taman edukasi merupakan kegiatan ekstrakurikuler bagi kami, karena tugas pokok kami sesuai arahan dari Dansektor 21 adalah membantu percepatan pengendalian pencemaran dan kerusakan DAS Citarum,” kata Edy Purwanto.

Diuraikan olehnya, kegiatan yang rutin dilaksanakan pihaknya di Subsektor 21-06/Citepus adalah mempelopori dan memberi contoh kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, akan tetapi membuang sampah ke bak sampah bakar yang telah dibangun oleh Subsektor 21-06, untuk bak sampah konvensional, sifatnya hanya menampung sampah sementara.

“Untuk itu, masyarakat seyogyanya memasukkan sampah yang benar-benar tidak lagi berdayaguna ke dalam karung, agar memudahkan kami atau pengurus sampah mengangkutnya ke truk kendaraan dari Dinas Kebersihan datang,” pesannya.

Tugas rutin kami yang lain, sambung Edy, adalah melaksanakan giat patroli sungai yang dilakukan pada pagi, siang, malam, atau dinihari, guna mengawasi jangan sampai ada industri yang membuang limbahnya ke aliran sungai tanpa melalui pengolahan yang baik.

“Kami sadari, kami tidak dapat mewujudkan cita-cita Citarum Harum sendirian. Maka dari itu kami melaksanakan komsos dengan melibatkan masyarakat, mengajak supaya ikut serta berperan aktif mengembalikan ekosistem dan kelestarian sungai dengan menghijaukan kembali bantaran sungai, serta menjadi jaring informasi apabila ada industri yang masih membuang limbah ke sungai. Hal penting lainnya adalah kita bersama-sama menjaga serta menjadi pelopor untuk tidak membuang sampah di sungai,” tandasnya.[St]

Comments

comments