Bansos Tahap Pertama Dari Pemprov Jabar Untuk Warga Banjar Didistribusikan

oleh -
Bansos Tahap Pertama Dari Pemprov Jabar Untuk Warga Banjar Didistribusikan

KOTA BANJAR, (SI) — Bantuan sosial (bansos) Provinsi Jawa Barat tahap pertama di Kota Banjar mulai didistribusikan, penyaluran bantuan tersebut dilaunching oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, H. Uu Ruzhanul Ulum, bertempat di halaman PT Kantor Pos Indonesia (Persero) Banjar Jawa Barat, Rabu (29/4/2020).

Bantuan sosial Provinsi Jawa Barat tahap pertama ini didistribusikan kepada 1.089 Kepala Keluarga DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) Kota Banjar.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Jawa Barat, H. Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, bantuan sosial (Bansos) yang diambil dari APBD Provinsi Jawa Barat ini sifatnya hanya membantu masyarakat yang terdampak Covid-19 yang tidak mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat.

Wagub Jabar, H. Uu Rhuzanul Ulum.

“Di Provinsi Jawa Barat ini ada sekitar 8 juta kepala keluarga yang mendapatkan bantuan sosial dari berbagai sumber”, jelasnya.

Ia berharap, batuan dari Provinsi Jawa Barat ini benar – benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat penerima, “Jadi, jangan lagi ada polemik dan mohon maaf bagi kepala desa membuat statemen – statemen di medsos yang membingungkan”, harapnya.

Sementara itu, H Nana Suryana, Wakil Walikota Banjar menambahkan, setidaknya dengan adanya bantuan dari Pemprov Jawa Barat ini bisa meringankan beban masyarakat terdampak Covid-19 di Kota Banjar,” ucapnya.

Ditambahkan oleh Tatang Nugraha, Kepala Bidang Koperasi dan Usaha Kecil Dinas KUKMP Kota Banjar, “Penyaluran Bansos tahap pertama dari Pemprov Jawa Barat ini ada di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Banjar, Kecamatan Pataruman dan Kecamatan Purwaharja, sedangkan untuk Kecamatan Langensari pendistribusiannya hari Senin, menunggu pengiriman berikutnya dari Provinsi”, terangnya.

Proses pendistribusiannya, lanjutnya, akan dilakukan melalui jasa motor pos dan ojek online. Sistem pengantarannya langsung ke rumah Kepala Rumah Tangga Sasaran (KRTS) yang telah terdaftar, “Penerima tinggal menunggu di rumah dan menyiapkan e-KTP,” tambahnya lagi.

Ia menegaskan, bantuan sosial yang diberikan tunai dan non tunai senilai Rp.500.000 per Rumah Tangga Sasaran (RTS).

“Bantuan tersebut terbagi 2, yakni bantuan tunai Rp.150.000 per keluarga serta bantuan pangan non tunai terdiri dari beras 10 kg, terigu 1 kg, gula pasir 1 kg, makanan kaleng 2 kg (4 kaleng), vitamin C, mie instant 16 bungkus, telur ayam 2 kg dan minyak goreng 2 liter dengan total Rp.350.000”, pungkasnya. (Man)

Comments

comments