Akhir dari Mediasi, Aji Pangestu Baca Dua Kalimat Syahadat

oleh -

BANDUNG, (SI) – Tidak bisa mengendalikan emosi, jangan sekali-kali berkomentar asal bunyi di media sosial. Terlebih jika komentar yang dituangkan itu beraroma SARA. Seperti kasus dugaan penistaan agama yang sudah dilakukan oleh Aji Pangestu, pemuda asal Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, berawal dari postingannya di media sosial facebook yang mengundang reaksi dari netizen/warganet.

Postingan Aji Pangestu yang muncul di ruang publik dunia maya itu dianggap tak pantas, kemudian dilaporkan ke polisi sebagai dugaan penistaan agama pada tanggal 16 Januari 2018 lalu.

Kabidhumas Polda Jabar AKBP Hari Suprapto dalam keterangannya pada hari, Jumat (19/1/2018) lalu menjelaskan, penyelesaian dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Aji Pangestu melalui proses mediasi yang dilaksanakan di Aula Sat Reskrim Polres Sukabumi, Kamis (18/1/2018), sekitar pukul 18.30 sampai dengan pukul 21.15 WIB.

Mediasi yang dipimpin Kasatreskrim Polres Sukabumi AKP Dhoni Erwanto, dihadiri oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalapanunggal Ustadz Ujang Efendi, sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat, ormas Islam Kalapanunggal serta orang tua dan keluarga dari Aji Pangestu.

Penyelesaian dugaan penistaan agama tersebut atas kesepakatan dari tokoh agama dan tokoh masyarakat Kec. Kalapanunggal diarahkan kepada pembinaan terhadap Aji Pangestu. Pertimbangannya karena Aji masih muda kemudian ayah kandungnya sudah meninggal dunia sehingga menjadi tulang punggung keluarga.

Perbuatan yang dilakukan Aji juga dianggap karena ketidaktahuannya dan karena SDM yang sangat kurang, sehingga terpancing dengan emosi dan mengeluarkan kata-kata yang tidak pantas di media sosial.

Namun demikian, Aji Pangestu dinilai sudah murtad dan dikategorikan sudah keluar dari ajaran agama Islam.

Oleh karena itu, dari kesepakatan, Aji Pangestu harus menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan tidak mengulangi lagi perbuatannya. Selain itu, membacakan dua kalimat syahadat dituntun langsung oleh Ketua MUI Kecamatan Kalapanunggal. [*]

Comments

comments