Kecewa Atas Pelayanan Kantor Kementerian ATR BPN
Ketujuh warga yang datang dari jauh asal Sulut ini sangat mengharapkan Menteri AHY mau menerima dan menemui mereka. Namun alih-alih bisa mengadukan persoalan yang dihadapi, baru sampai di depan gerbang kementerian, mereka tak diizinkan masuk dan kecewa.
“Sampai di sini (Jakarta), sepertinya BPN di Manado dan Pusat kurang lebih sama. Coba bayangkan, kita dari jauh dari Manado datang ke kantor kementerian (BPN-ATR) tapi baru sampai di sini (gerbang) pintunya langsung cepat-cepat ditutup,” ucap Meykel.
“Mana pak AHY yang menyatakan gebuk-gebuk mafia tanah, presiden Kapolri menyatakan berantas mafia tanah. Sekarang kami sudah di sini, kami mohon tolong tanggapi kami,” pinta Meykel mewakili yang lain. (*)






