387 Pelanggar Prokes Terjaring Operasi Yustisi, Sanksi Berupa Push Up

oleh -
387 Pelanggar Prokes Terjaring Operasi Yustisi, Sanksi Berupa Push Up

KOTA BANJAR, (SI) — Personil gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP, Dishub dan BPBD Kota Banjar melaksanakan Operasi Yustisi penegakan Inpres No. 6 tahun 2020 secara serentak di wilayah hukum Polres Banjar, Polda Jabar, Senin (23/11/2020).

Dalam kegiatan Operasi Yustisi ini melibatkan 121 personil, dan sedikitnya ada 387 Pelanggar yang terjaring.

Operasi Yustisi tersebut menyasar masyarakat yang tidak patuh terhadap protokol kesehatan, dalam hal ini terutama saat keluar rumah tidak memakai masker.

Teknis pelaksanaan operasi tersebut yakni untuk tingkat Polres melaksanakan operasi 1 tim gabungan stasioner dan 6 tim lainnya secara mobile, sedangkan untuk tingkat Polsek sebanyak 4 tim stasioner dan 5 tim mobile.

Adapun warga yang terjaring karena melanggar protokol kesehatan dikenakan sanksi berupa menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya serta mengucapkan butir-butir Pancasila, serta mengucapkan janji tidak akan mengulangi pelanggaran lagi, sementara itu sanksi fisik dilakukan kepada 38 pelanggar.

Setelah dilakukan sanksi, para pelanggar dibagikan masker secara gratis oleh petugas.

Ditempat terpisah Kapolres Banjar AKBP Melda Yanny, S.I.K.,M.H., menanggapi hal tersebut mengatakan bahwa kesadaran masyarakat akan bahaya covid-19 masih rendah, hal tersebut terbukti dengan masih ditemui masyarakat yang tidak patuh terhadap protokol kesehatan.

“Kegiatan operasi yustisi penegakan Inpres No. 6 tahun 2020 ini di wilayah Hukum Polres Banjar dilakukan secara rutin setiap hari dengan lokasi berubah-ubah, hal tersebut kami (tim gabungan) lakukan terus karena masih minimnya kesadaran masyarakat untuk patuh terhadap protokol kesehatan” ucap Kapolres Banjar.

Comments

comments