Wenda Aluwi Resmi Jabat Ketua DPC Asosiasi Advokat Indonesia – Bandung

oleh -
Wenda Aluwi Resmi Jabat Ketua DPC Asosiasi Advokat Indonesia - Bandung
Wenda S. Aluwi, saat menerima pataka DPC AAI Bandung yang diserahkan oleh Ketua Umum DPP AAI, Muhammad Ismak, di acara pelantikan yang dilaksanakan di Hotel Prama Grand Preanger, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Jumat (9/11/2018).

BANDUNG,- sorotindonesia.com,- Wenda S. Aluwi, SH., resmi menjabat sebagai Ketua DPC Asosiasi Advokat Indonesia (AAI) Bandung periode tahun 2018-2023, setelah ia bersama jajaran kepengurusannya dilantik langsung oleh Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat AAI, Muhammad Ismak, yang dilaksanakan di Hotel Prama Grand Preanger, Jl. Asia Afrika, Kota Bandung, Jumat (9/11/2018) malam.

Pelantikan Dewan Pimpinan Cabang AAI Bandung ini, merupakan rangkaian kegiatan yang dihasilkan dari gelaran Musyawarah Cabang (Muscab) yang diselenggarakan pada tanggal 6 Oktober 2018 lalu. Pada Muscab tersebut, Wenda Aluwi terpilih secara demokratis, mengungguli perolehan suara dari kandidat lainnya, dan menghasilkan keputusan bahwa Wenda menjadi orang nomor satu di kepengurusan organisasi AAI Bandung untuk periode lima tahun kedepan.

Pelantikan yang mengusung tema Kebersamaan Dalam Perbedaan hari ini juga mengukuhkan Wenda sebagai perempuan pertama yang duduk sebagai ketua DPC di organisasi AAI se-Indonesia.

Ketua Umum DPP AAI, Muhammad Ismak, mengatakan pesannya pada acara tersebut, agar AAI Bandung menjunjung tinggi serta menjaga nama baik dan kehormatan organisasi serta profesi Advokat Indonesia.

“Para advokat menjunjung tinggi keadilan, kebenaran serta melaksanakan anggaran dasar dan peraturan rumah tangga Asosiasi Advokat Indonesia dengan penuh tanggung jawab,” pesan Muhammad Ismak.

Selain Wenda Aluwi selaku ketua, jajaran pengurus inti cabang AAI Bandung lainnya yang dilantik adalah Wawan Dharmawan (Wakil Ketua), Aldis Sandhika (Sekertaris) dan Tengku Maliana Zufrine (Bendahara). Lalu Ketua Dewan Penasehat, H Kuswara S. Taryono, sedangkan Ketua Dewan Kehormatan adalah Eddy Wijaya.

Pelantikan DPC AAI Bandung yang diketuai oleh Wenda S. Aluwi
Pengurus DPC AAI Bandung periode 2018-2023

Menariknya, pada acara tersebut sekaligus dilaksanakan pelantikan 72 orang sebagai Advokat Muda oleh kepengurusan yang baru yang akan menjadi bagian dari tumbuh kembangnya AAI Bandung.

Kesempatan terpisah, Wenda S. Aluwi, mengungkapkan bahwa yang akan menjadi pekerjaan bersama yang akan dilakukan olehnya adalah menjaga kehormatan profesi advokat sebagaimana amanat UU No. 18 tahun 2003 tentang advokat.

“Profesi advokat adalah profesi yang terhormat. Jadi, advokat harus seperti malaikat tanpa sayap. Ada tata krama yang harus dijaga. Ini yang membuat saya nyaman berada di AAI sejak tahun 2001 silam,” ungkapnya. “Kode etik seperti bagaimana kita harus bersikap dalam menjalankan profesi. Jika ada advokat yang ditemukan mabuk di klub malam atau tempat karaoke, itu salah siapa? salah kita,” tegas Wenda.

Ditambahkan oleh Wawan Dharmawan, “Untuk kepengurusan cabang AAI Bandung, memang kedepannya ada beberapa program-program yang akan ditingkatkan, dan tentu program-program sebelumnya yang sudah terlaksana atau belum, tetap akan jadi prioritas kedepan. Dan yang terpenting kami disini akan meningkatkan kualitas pendidikan advokat. Seperti tadi yang disampaikan oleh ketua, kita akan membangun anggota-anggota muda yang berkualitas,” urainya menambahkan.

“Semoga AAI tetap solid dan menjaga marwah profesi advokat dengan baik,” sambung Aldis Sandhika sambil menutup wawancara ketiganya dengan awak media.

Konpers Pelantikan AAI Bandung

Comments

comments