Wakil Walikota Penerima Pertama Vaksin Covid-19 Di Kota Banjar

oleh -
Wakil Walikota Penerima Pertama Vaksin Covid-19 Di Kota Banjar
Wakil Walikota Banjar, H. Nana Suryana, menunjukkan kartu vaksinasi Covid-19 usai menerima suntikan vaksin perdana di RSUD Kota Banjar.

KOTA BANJAR, (SI) — Pemerintah Kota (Pemkot) Banjar launching pencangan vaksinasi Covid-19, sebanyak 14 orang mengikuti pemeriksaan untuk vaksinasi Covid-19 yang dilaksanakan di Aula RSUD Kota Banjar Jawa Barat, Senin (1/2/2021).

14 orang yang mengikuti vaksinasi tersebut diantaranya, H.Nana Suryana, S.Pd., (Wakil Walikota Banjar ), Drs. Dadang R. Kalyubi, M.Si., ( Ketua DPRD Kota Banjar ), AKBP Melda Yanny, S.I.K, M.H., ( Kapolres Banjar ), Jan Olivianus, SH, M.H., (Ketua PN Banjar), DR. Ade Setiana, M.Pd., ( Sekda Kota Banjar), Yosef Sukandar (Kejaksaan Negeri Banjar), Mayor Budi Arianto (Pabung Kodim Ciamis), dr. H. Andi Bastian ( Kadinkes Kota Banjar ), Suryaman (GKI Kota Banjar), Fuad Hanif, dr, Sp.S., ( Ketua IDI Kota Banjar ), Budi Heryawan (Sekdis Kesehatan Kota Banjar), H. Edi Herdianto, S.Sos, M.Si., Hermanto (Perwakilan Awak Media) ditambah 1 orang dari tenaga kesehatan.

Sebanyak 50 persen dari total 14 orang atau sebanyak 7 penerima vaksinasi Covid-19 yang lolos melakukan pemeriksaan untuk penyuntikan program guna memutus mata rantai virus Corona di Kota Banjar.

“Pelaksanaan vaksin pertama ini diikuti oleh 14 orang penerima yang merupakan perwakilan nakes dan pejabat publik, dengan rincian 7 penerima yang lolos divaksin dan 7 orang gagal atau ditunda dan menunggu monitoring Minggu depan,” kata Dr. Sari W Wiharso, Tim Vaksinasi Covid-19 dari Dinas Kesehatan Kota Banjar.

Lanjut katanya, dalam pelaksanaan vaksin ini ada beberapa tahapan atau mekanisme yang dilakukan oleh setiap penerima seperti, di meja satu pengurusan administrasi yang mana menunjukan e-Tiket, e-KTP atau kartu BPJS.

“Alur pelaksanaan, meja satu menunjukan e-KTP atau e-Tiket atau BPJS, meja kedua ada dokter yang akan memeriksa untuk screening, dan nanti di meja kedua ini ditentukan apakah penerima berhak melanjutkan pemeriksaan vaksin atau tidak”, terangnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, sedangkan untuk tahapan di meja ke tiga, yaitu pelaksanaan penyuntikan vaksin covid-19.

“Di kursi atas untuk pelaksanaan penyuntikan vaksin, kemudian setelah di suntik nanti penerima menunggu 30 menit, kemudian ke meja 4 untuk mendapatkan kartu vaksinasi covid-19″, jelasnya.

Sementara untuk Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjar Dadang R Kalyubi mengatakan dirinya tidak bisa mengikuti pelaksanaan vaksin covid-19 hari ini karena kondisi badan yang tidak memungkinkan.

Ketua DPRD Kota Banjar, H Dadang R Kalyubi.

“Saya gagal divaksin hari ini karena tensi darah tinggi, tapi saya akan dimonitoring sampai minggu depan untuk melaksanakan kembali pemeriksaan ini,” jelasnya.

Wakil Walikota Banjar, H Nana Suryana menjadi orang yang pertama mendapatkan penyuntikan vaksin covid-19 di Kota Banjar. Ia mengatakan bahwa program ini merupakan upaya terobosan pemerintah untuk memutus rantai virus yang sudah 10 bulan menghantui masyarakat Indonesia khusunya di Kota Banjar.

“Masyarakat jangan takut divaksin, ini merupakan terobosan dalam memutus mata rantai covid-19, dari awal ada covid-19 atau dari Maret tahun lalu beberapa upaya telah dilakukan, dan dengan vaksin ini merupakan tentara yang berperang di dalam tubuh kita untuk memutus mata rantai covid-19,” kata Nana.

Dari 14 penerima vaksin pertama di Kota Banjar, yang mana ada 7 orang lolos diantaranya, Wakil Walikota Banjar,Kapolres Banjar, Sekertaris Satuan Petugas (Satgas) Covid-19, Kepala Pengadilan Negri Banjar, Perwakilan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Banjar, Perwakilan Media,Sekertari Dinas Kesehatan Kota Banjar.

Sedangkan, yang gagal divaksin atau ditunda dan menunggu monitoring Minggu depan yakni, Ketua DPRD Kota Banjar, Sekertaris Daerah (Sekda), Ketua IDI Banjar, Kepala Dinkes Banjar, Pabung Kota Banjar, Perwakilan GKI Banjar,Perwakilan Kejaksaan Negri (Kejari) Banjar. (Man)

Comments

comments