Satgas Covid-19 Kota Banjar Akan Segel Pelaku Usaha Yang Melanggar Protokol Kesehatan

oleh -
Satgas Covid-19 Kota Banjar Akan Segel Pelaku Usaha Yang Melanggar Protokol Kesehatan

KOTA BANJAR, (SI) — Pemerintah Kota Banjar bersama Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Banjar akan menyegel toko, cafe, rumah makan dan tempat usaha lainnya apabila para pelaku usaha tersebut melanggar protokol kesehatan.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Satgas Covid-19 Kota Banjar yang sekaligus Wakil Walikota Banjar, H Nana Suryana, usai pelaksanaan rapat bersama MUI, DMI dan para pelaku usaha terkait pemberlakuan PSBB Proporsional atau PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat), Selasa (12/1/2021), bertempat di Pendopo Kota Banjar, Jawa Barat.

Rapat bersama tersebut dihadiri oleh Wakil Walikota Banjar H Nana Suryana, Ketua DPRD Kota Banjar, H Dadang R Kalyubi, Kapolres Banjar AKBP Melda Yanny, S.I.K, M.H., Pabung Kodim 0613/Ciamis wilayah Kota Banjar, Satpol PP, BPBD, Ketua MUI, Ketua DMI dan perwakilan para pelaku usaha

Dikatakan pada rapat tersebut bahwa menghadapi PSBB Proporsional ini, Kota Banjar sepakat siap untuk melaksanakan PSBB Proporsional dan juga disepakati PSBB ini hanya sampai tanggal 25 saja, untuk tanggal 26 kedepannya kita sudah bisa AKB (Adaptasi Kebiasaan Baru).

Alhamdulillah, kita sepakat Kota Banjar PSBB sampai tanggal 25, dan tanggal 26-nya kita sudah bisa AKB lagi”, ucap Nana Suryana.

Ditegaskan, PSBB yang sekarang ini harus betul – betul kita garap bersama – sama, bagaimana menurunkan penyebaran Covid-19 di Kota Banjar. Oleh karena itu, pemerintah, ulama, para pengusaha dan para pedagang sepakat 14 hari ini fokus untuk menurunkan penyebaran Covid-19.

“Kita ingin PSBB hanya satu kali, dan tidak ada PSBB kedua”, tegasnya.

Lebih lanjut ia menambahkan, bagi para pelaku usaha yang melanggar protokol kesehatan akan dilakukan penyegelan selama 3 hari, dan itu sudah kita sepakati bersama.

Ia berharap, mudah – mudahan ini bisa berjalan dengan lancar dan bisa menurunkan penyebaran Covid-19 di Kota Banjar, kedepannya kita tidak PSBB lagi tetapi sudah AKB. (Herman)

Comments

comments