Ridwan Kamil : Citarum Akan Menjadi Tempat Terindah Di Indonesia

oleh -
Ridwan Kamil : Sungai Terkotor Ini Akan Menjadi Tempat Terindah Di Indonesia
Gubernur Jabar Ridwan Kamil, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Besar Harto Karyawan, Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto, dan Bupati Kabupaten Bandung, Dadang Naser, meninjau Sungai Citarum menggunakan katamaran menuju Jembatan Biru, Rabu (26/9/2018).

SOROTINDONESIA.COM, Kab. Bandung, Gubernur Provinsi Jawa Barat, Ridwan Kamil, yang juga selaku Komandan Satgas Citarum, melaksanakan giat peninjauan ke Sungai Citarum wilayah Sektor 6, Sektor 7 dan Sektor 8. Kegiatan gubernur ini didampingi oleh Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Besar Harto Karyawan, SH, M.Tr (Han) selaku Wadan Satgas Citarum Bidang Pengendalian dan Penataan Ekosistem, dan Kapolda Jabar Irjen Pol Drs. Agung Budi Maryoto, M.Si., selaku Wadan Satgas Citarum Bidang Penegakkan Hukum, Pejabat Utama Polda Jabar dan Pejabat Utama Kodam III/Siliwangi, jajaran kewilayahan, Bupati Kabupaten Bandung Dadang Naser, serta instansi terkait Sungai Citarum, Rabu (26/9/2018).

Kedatangan rombongan gubernur ini pertama kali langsung meninjau ke sekitar sungai wilayah Jembatan Cikarees, Bojongsoang, dan mendapat penjelasan dari Dansektor 6 Satgas Citarum, Kolonel Inf Yudi Zanibar.

Dansektor 6 Satgas Citarum Kolonel Inf Yudi Zanibar memberikan penjelasannya terkait progress pengangkatan sedimentasi kepada Gubernur Jawa Barat, Pangdam III/Siliwangi dan Kapolda Jabar
Dansektor 6 Satgas Citarum Kolonel Inf Yudi Zanibar memberikan penjelasannya terkait progress kegiatan pengangkatan sedimentasi kepada Gubernur Jawa Barat, Pangdam III/Siliwangi dan Kapolda Jabar serta instansi terkait, Rabu (26/9/2018).

Gubernur sempat berjalan kaki sekitar 100 meter melewati bibir sungai sambil berbincang dengan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Besar Harto Karyawan, melihat sedimentasi yang ada di tengah dan pinggir sungai. Serta memantau proses pengangkatan tanah sedimentasi tersebut oleh alat berat.

Selanjutnya, rombongan yang selama berjalan kaki kerap berinteraksi dengan warga yang dilewati, menuju ke Jembatan Biru menggunakan perahu katamaran.

Setibanya di Jembatan Biru, gubernur beserta rombongan disambut oleh elemen masyarakat, pegiat lingkungan dan seniman Tisna Sanjaya yang telah mempersiapkan mural di sepanjang dinding yang berada di sekitar Jembatan Biru serta kesenian tradisional.

Pada kesempatan itu, Pangdam Siliwangi menyampaikan sambutannya kepada seluruh masyarakat yang hadir di kegiatan tersebut, “Hari ini saya, Pangdam Siliwangi, bersama dengan Bapak Gubernur Jawa Barat, dan Bapak Kapolda Jabar, meninjau langsung area kegiatan di bantaran Sungai Citarum yang ada di Oxbow maupun disekitarnya. Apa yang kita lakukan ini adalah untuk pengecekan dan melihat secara langsung apa yang terjadi di lapangan. Dari kondisi awal sampai dengan saat ini adalah upaya kerja keras kita dalam rangka mewujudkan Citarum Harum,” jelas Pangdam.

Kondisi awal Satgas Citarum turun membenahi sungai sekitar bulan Februari dan Maret 2018, bantaran di sekitar Jembatan Biru dipenuhi oleh sampah. Selain itu kondisinya kurang terawat. Namun kini, kondisinya sudah berbeda, sungai sudah bersih dari sampah bahkan dibeberapa titik dijadikan lokasi pemancingan oleh warga. Bantaran sungai juga sudah tertata dengan ditanami beragam jenis tanaman.

Selanjutnya Pangdam menambahkan, “Ada pemikiran dari Bapak Gubernur, untuk menjadikan tempat ini menjadi salasatu monumen, menjadi ikon Jawa Barat, yang bisa menjadi destinasi wisata serta ajang rekreasi bagi seluruh warga masyarakat,” ungkap Pangdam.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, pada giliran sambutannya menjelaskan, “Pada dasarnya apapun keringat kita untuk Citarum, insyaallah jadi amal ibadah kita,” ucap Kang Emil, sapaan akrab bagi Ridwan Kamil mengawali.

“Komitmen saya, kita akan buktikan kepada dunia, dulunya Citarum disebut sungai terkotor akan menjadi tempat terindah di Indonesia,” ungkap Kang Emil yang langsung disambut aplaus warga dan elemen masyarakat.

Dilanjutkan oleh Kang Emil, “Kuncinya apa? kuncinya adalah gotong royong dan kerjasama,” lanjutnya. “Saya ucapkan terimakasih kepada masyarakat yang berkelompok-kelompok dalam kelompok minat, ada yang berkampanye sosial, ada yang berkampanye lingkungan, ada yang berkampanye ekonomi. Ini menandakan, tidak mungkin terwujud dengan dikerjakan sendiri-sendiri, membuktikan sila ke 3 (Pancasila) sangat kuat, Persatuan Indonesia sangat kokoh, salasatunya di proyek Citarum Harum ini menjadi cerita kepada anak cucu kita,” tambahnya.

“Sekarang Allah sudah menakdirkan kekompakan dan gotong royong itu hadir, saya baru tiga minggu menjadi gubernur tapi sudah ditugasi sesuai Perpres sebagai Dansatgas Citarum, artinya selama 5 tahun kedepan saya akan fokus, ini adalah hutang ke anak cucu kita, selama ini kurang gesit dan kurang cepat, insyaallah 5 tahun kedepan dengan kreatifitas bisa tuntas,” urai Kang Emil. “Ini momentum awal, mari kita bersemangat,” ajaknya.

Kegiatan dilanjutkan dengan melukis mural yang dilakukan bersamaan oleh Gubernur Jawa Barat, Pangdam III/Siliwangi dan Kapolda Jabar.

Selanjutnya, gubernur bersama rombongan menuju ke wilayah Sektor 7 dan Sektor 8. [St]

Comments

comments