PMII Wonosobo Gelar Istighosah Kubro, Solidaritas Untuk Wadas

oleh -
PMII Wonosobo saat melakukan istighatsah masjid Al Furqon kampus Universitas Sains Al Qur’an (Unsiq) (istimewa)

PURWOREJO – Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Wonosobo menggelar istighatsah kubro untuk warga Desa Wadas. Istighatsah merupakan ungkapan solidaritas pasca tindakan represif yang dilakukan aparat kepolisian dalam proses pengukuran lahan penambangan batu Andesit di Desa Wadas, Purworejo, pada Selasa, (8/2/2022) kemarin.

“Kami siap bersolidaritas bersama warga Wadas dalam situasi dan kondisi apapun,” kata Sekertaris PC PMII Wonosobo, Candra Yudha Satria usai doa bersama yang digelar di masjid Al Furqon kampus Universitas Sains Al Qur’an (Unsiq) Jum’at (11/2/2022).

Candra pun menegaskan, pihaknya akan terus mendukung segala bentuk perjuangan warga wadas dalam mempertahankan ruang hidup mereka dari kesewenang-wenangan pemerintah. Dia juga menilai tindakan represif aparat kepolisian dengan menangkap 67 warga yang jelas tidak melakukan tindak pidana merupakan tindakan semena-mena, “Meskipun warga sudah dibebaskan, tindakan tersebut termasuk bentuk pelanggaran HAM serta perampasan ruang hidup,” tukasnya.

Lantas, dia menyebut Pasal 66 UU Nomor 32 Tahun 2009 yang menyatakan, setiap orang berhak memperjuangkan hak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat tidak dapat dituntut secara pidana maupun digugat secara perdata.

Senada, Ketua PC PMII Wonosobo Ahmad Munawir menegaskan dukungan terhadap warga Wadas yang menolak proyek nasional tersebut dan meminta pembangunan waduk dibatalkan, “Kami melihat bahwa aparat dan penguasa bertindak dengan sewenang-wenangnya, Kami PC PMII Wonosobo senantiasa mendukung perjuangan warga Wadas dan menuntut proyek tersebut dibatalkan,” tegasnya. (QQ)

Comments

comments