Mengenal Cumi-cumi Darat Dalam Debat Calon Wali Kota Semarang

oleh -
oleh
debat perdana Pemilihan Wali Kota Semarang 2024 yang dilaksanakan oleh KPU pada Jumat (1/11/2024)
Suasana debat perdana Pemilihan Wali Kota Semarang 2024 yang dilaksanakan oleh KPU pada Jumat (1/11/2024). Foto: istimewa

Dengan skema pembiayaan Rp 10 miliar yang berasal dari bantuan Toyama dan APBD Kota Semarang, proyek ini diharapkan dapat mengatasi masalah kemacetan dan polusi.

Namun, setelah peluncuran, masalah emisi hitam dari BRT Trans Semarang masih terus berlanjut. Meskipun Pemkot Semarang memberikan subsidi operasional mencapai Rp 250 miliar per tahun untuk BRT hingga saat ini, kenyataan bahwa armada masih menggunakan bahan bakar solar membuat upaya pengurangan polusi ini menjadi tantangan tersendiri bagi calon wali kota yang akan terpilih.

Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Harsono menegaskan, dengan anggaran subsidi yang sangat besar, hampir 4% dari total APBD Kota Semarang yang mencapai Rp 5,46 triliun, diharapkan kualitas pelayanan BRT Trans Semarang bisa lebih baik. Bahkan tahun 2024 anggaran operasional untuk BRT Trans Semarang lebih dari Rp 260 Miliar.

Baca Juga:  Debat Kedua, Yoyok Sukawi Janji Tingkatkan Pendapatan Daerah Tanpa Bebani Pajak Masyarakat

“Termasuk perlu adanya solusi akan persoalan polusi dari layanan transportasi umum tersebut. Program peremajaan armada bus yang sudah tua dan menggantinya dengan bus listrik adalah langkah yang tepat untuk memperbaiki kualitas udara kota,” tandasnya. (rf)

Comments

comments