LP2KP Minta Masyarakat Tidak Berspekulasi Atas Kasus Polisi Tembak Polisi, Percayakan Prosesnya Kepada Polri

oleh -
LP2KP Minta Masyarakat Tidak Berspekulasi Atas Kasus Polisi Tembak Polisi, Percayakan Prosesnya Kepada Polri
Ketua LP2KP, Haris R.N (tengah).

JAKARTA – Mencuatnya kasus penembakan Brigadir J di rumah dinas Kadiv Propam Polri beberapa waktu lalu, menimbulkan banyak spekulasi dan isu-isu simpang siur di tengah masyarakat dan terutama di media sosial. Menyikapi hal tersebut, Lembaga Pemantau Pembangunan dan Kinerja Pemerintah (LP2KP) turut angkat bicara.

“Isu dan wacana liar yang berhembus di seputaran masyarakat terkait peristiwa Polisi Tembak Polisi, telah mewarnai cerita asumsi masyarakat yang disebabkan adanya informasi liar yang berkembang di masyarakat. Oleh karena itu, kami dari Lembaga Pemantau Pembangunan dan Kinerja Pemerintah (LP2KP) melihat kondisi dan situasi yang saat ini perlu diluruskan. Agar Polri bekerja sesuai yang di harapkan oleh Masyarakat,” kata Haris R.N, Senin (25/7/2022).

Dalam penanganan kasus polisi tembak polisi tersebut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah membentuk tim khusus yang dipimpin langsung oleh Wakapolri serta melibatkan pihak eksternal, diantaranya Komnas HAM dan Kompolnas. Tidak hanya itu, Kapolri juga sudah menonaktifkan Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo, Karopaminal Brigjen Pol Hendra Kurniawan serta Kapolres Jakarta Selatan Kombes Pol Budhi Herdi Susianto, agar proses penyelidikan dan penyidikan terhadap kasus yang menewaskan Brigadir J ini berlangsung independen.

Atas atensi Kapolri dan pemerintah terhadap kasus ini, LP2KP merasa penting mengajak dan mengimbau masyarakat untuk mendukung langkah-langkah yang kini sedang dilaksanakan oleh tim yang diharapkan hasilnya akan proporsional, obyektif, transparan dan akuntabel.

Berikut ajakan LP2KP yang disampaikan melalui sejumlah poin pernyataan sikap,

Dengan ini kami dari Lembaga Pemantau Pembangunan dan Kinerja Pemerintah (LP2KP), menghimbau dan meminta kepada seluruh pihak, sebagai berikut :

  1. Persoalan Proses Hukum yang sudah di bentuk oleh KAPOLRI, dengan membentuk Team Khusus dalam menangani Dugaan sebab dan akibat, perlu di dukung oleh seluruh lapisan Masyarakat Indonesia.
  2. Anasir dan Wacana Liar yang sengaja di kembangkan oleh pihak-pihak tertentu harus di lihat secara Jernih agar tidak menjadi Bias Informasi.
  3. Kami LP2KP mendukung Penuh Langkah KAPOLRI dan Team Khusus yang dibentuk, Untuk Bekerja secara Profesional dan Proposional. 
  4. LP2KP menghimbau agar Masyarakat mendukung Kinerja Institusi POLRI di bawah Kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
  5. Menghimbau agar Masyarakat Indonesia tetap tenang dan memberikan Kesempatan kepada Team Khusus yang sudah bekerja dalam menangani masalah tersebut.
  6. LP2KP menghimbau kepada Masyarakat terutama kepada Pengiat Media Sosial yang menyoroti kasus tersebut agar TIDAK BERSPEKULASI dan mengeluarkan Pernyataan – Pernyataan berdasarkan asumsi.
  7. LP2KP meminta agar Kepolisian jangan terpengaruh desakan pihak-pihak tertentu untuk melakukan Otopsi Kembali, otopsi yang telah dilakukan oleh Tim Forensik Mabes POLRI sudah bekerja secara Proposional.

Demikian Pernyataan kami, LP2KP menilai Institusi POLRI sudah bekerja Keras dalam menangani peristiwa yang mengakibatkan ditembaknya Brigadir J, semoga kita semua diberikan Petunjuk dan Kemudahan dalam menjalankan Agenda dan aktivitas kita semua. Atas perhatian di ucapkan terima kasih.

 

Jakarta, 25 Juli 2022

PANGLIMA LP2KP   

Haris R. N.

Comments

comments