Lima Tersangka dan Barang Bukti Tindak Pidana Korupsi Penyimpangan Pemberian Pinjaman di BPR Intan Garut Diserahkan Ke Tim JPU Kejari Garut
BANDUNG, Sorotindonesia.com — Tim Penyidik Pidsus Kejaksaan Tinggi Jawa Barat menyerahkan lima tersangka dan barang bukti kepada Tim Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Garut, Rabu (26/6/2024).
Kelima tersangka tersebut masing-masing TG, YN, THA, HN dan PMP dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan dalam pemberian kredit di PT. BPR Intan Jabar di Kabupaten Garut tahun pada tahun 2018-2021.
Kasipenkum Kejati Jabar, Nur Sricahyawijaya, mengatakan bahwa para tersangka dikenakan Pasal 2 ayat 1 jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dan Subsidair : Pasal 3 jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

“Setelah pelaksanaan Tahap II di Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, selanjutnya terhadap kelima tersangka TG, YN, THA, HN dan PMP dilakukan penahanan berdasarkan Surat Perintah Penahanan (Tahap Penuntutan) Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Nomor : PRINT-1003/M.2.24/Ft.1/06/2024 di Rutan Kelas 1 Bandung Kebon Waru Kota Bandung selama 20 hari ke depan terhitung sejak hari Kamis 06 Juni 2024 sampai dengan selasa 25 Juni 2024 dan diperpanjang tanggal 26 Juni 2024 sampai dengan tanggal 25 Juli 2024. (*)








