Jusuf Kalla Beri Penghargaan Kepada Sibat PMI, Ini Perannya di Kota Semarang

oleh -
oleh
Ketua umum PMI, HM. Jusuf Kalla saat menghadiri Latgab dan Temu Sibat di di Hutan Kota Wanamukti, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu. (foto: dokumentasi)
Ketua umum PMI, HM. Jusuf Kalla saat menghadiri Latgab dan Temu Sibat di di Hutan Kota Wanamukti, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu. (foto: dokumentasi)

Dengan demikian, lanjutnya, PMI bisa memastikan bahwa anggota Sibat memiliki keterampilan yang memadai dalam menghadapi bencana dan mampu memberikan bantuan secara efektif di masyarakat.

“PMI menyediakan berbagai peralatan darurat seperti alat evakuasi, perlengkapan pertolongan pertama, dan peralatan komunikasi. Fasilitas ini dapat digunakan oleh Sibat untuk melakukan penanganan bencana secara optimal,” ujarnya.

“Sibat juga dibekali dengan perlengkapan kebersihan, alat tanggap darurat, dan logistik dasar yang diperlukan untuk membantu masyarakat saat terjadi bencana,” sambungnya.

Baca Juga:  LTNNU Kota Semarang Adakan Workshop Jurnalisme Multimedia

Memperhatikan hasil tersebut, kata Ratna, PMI Kota Semarang secara aktif mengembangkan Sibat dengan membentuk kelompok Sibat di wilayah-wilayah rawan bencana, seperti di daerah pesisir atau dataran rendah yang rentan terhadap banjir. “Setiap kelompok Sibat dibina agar dapat berperan sebagai agen perubahan di komunitasnya, mengedukasi warga setempat tentang kesiapsiagaan dan tanggap darurat,” tuturnya.

Baca Juga:  Kemacetan Jalur Demak-Semarang Terurai, Pemprov Jateng dan Kepolisian Atur di Titik Banjir

Menurut Ratna, PMI tetap mendampingi Sibat dan masyarakat dalam menyusun rencana rencana tanggap darurat lokal yang sesuai dengan potensi risiko di wilayah masing-masing. Rencana ini melibatkan pemetaan wilayah, identifikasi sumber daya lokal, dan pengembangan prosedur standar operasi saat bencana terjadi. (rf)

Comments

comments