MANADO, sorotindonesia.com – Bupati Minahasa Utara Joune Ganda menghadiri Upacara Peringatan Peristiwa Merah Putih yang dipimpin Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus di Lapangan KONI Manado, Sabtu (14/02/2026). Upacara tersebut diikuti kepala daerah se-Sulawesi Utara, unsur Forkopimda, jajaran TNI-Polri, ASN, pelajar, serta elemen masyarakat.
Peringatan tahun ini mengusung tema “Bhakti Kami Demi Pertiwi Dari Sulawesi Utara Untuk Nusantara”, yang merefleksikan semangat nasionalisme dan pengabdian masyarakat Sulawesi Utara terhadap keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Dalam amanatnya, Gubernur Yulius Selvanus menegaskan bahwa Peristiwa Merah Putih merupakan tonggak sejarah perjuangan rakyat Sulawesi Utara melawan penjajahan. Ia mengajak generasi muda untuk meneladani semangat keberanian, persatuan, dan cinta tanah air yang diwariskan para pejuang.
Bupati Minahasa Utara Joune Ganda menilai peringatan tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum refleksi untuk memperkuat komitmen membangun daerah. Menurutnya, nilai perjuangan dan persatuan harus terus dihidupkan melalui kerja nyata dalam pembangunan yang berkelanjutan.
“Semangat pengorbanan para pahlawan menjadi pengingat bagi kita untuk terus bekerja dan bersinergi demi kemajuan Minahasa Utara dan Sulawesi Utara,” ujar Joune Ganda.
Upacara berlangsung khidmat dengan pengibaran Bendera Merah Putih, pembacaan sejarah Peristiwa Merah Putih, doa bersama, serta penampilan drama kolosal yang menggambarkan perjuangan rakyat Sulawesi Utara dalam merebut Benteng Teling. Peringatan 80 tahun Peristiwa Merah Putih ini diharapkan menjadi penguat jati diri daerah sekaligus pemantik semangat kebangsaan bagi generasi penerus.






