Dituding Mencuri, PLN Cabut Sambungan Listrik Warga

oleh -

Magetan,- Pada awal bulan Januari 2018 lalu, tim gabungan PLN rayon Maospati dan area Madiun telah mengadakan operasi sambungan listrik di setiap wilayahnya masing-masing, termasuk di Desa Dukuh Kecamatan Bendo Kabupaten Magetan, Jawa Timur.

Pada operasi tersebut, hasilnya ditemukan permasalahan aliran listrik di rumah Sumarji Rt 07 Rw 01 Desa Dukuh Kecamatan Bendo dan Sudarno di Rt 15 Rw 03.

Informasi dari sumber sorotindonesia menyebutkan, petugas PLN Rayon Maospati Area Madiun mengatakan bahwa dua pelanggan PLN itu dituding telah mencuri aliran listrik. Pasalnya di ketemukan kabel yang berlobang di atas meteran model token rumahnya.

“Kami sangat menyesalkan tindakan PLN Rayon Maospati yang langsung menuduh dengan dugaan mencuri aliran listrik, kabel langsung di putus dan lampu menjadi padam saat itu juga. Kita orang kampung, siapa berani mencuri aliran listrik karena beresiko tinggi, apa mungkin juga seorang janda akan mencuri aliran listrik, apa mungkin?” kata narasumber yang namanya enggan dituliskan dengan nada bingung, (04/01/2018).

Prispandoko, kepala PLN Rayon Maospati, membenarkan bahwa ke 2 pelanggan PLN tersebut memang telah mencuri aliran listrik dengan bukti-bukti yang ada, dan masing masing dikenakan denda yang menurutnya berbeda sesuai pelanggarannya,
“Saudara Sudarno sebesar Rp14.664.424 dan saudara Sumarji sebesar Rp 7.376.401. Awalnya PLN Rayon Maospati memberikan solusinya dengan mengangsur 3 kali, namun ternyata ada keringanan berupa permohonan keberatan dari konsumen/ pelanggan listrik ke Kantor Pusat Area Madiun,” terang Prispandoko.

Anehnya, dalam kasus pencurian aliran listrik di area Madiun, sering terjadi dan selalu ada warga kampung yang menjadi korban, di samping itu PLN langsung memvonis masyarakat sebagai pencuri aliran listrik dan PLN sendiri dirasa kurang mendalami kasus-kasus yang terjadi.

Di tegaskan oleh kepala PLN Rayon Maospati, Prispandoko, “yang mencari tersangka dalam kasus ini adalah masyarakat,” katanya, ( 05/01/2018).

Saat wartawan menuju ke PLN area Madiun di Jalan Letjend MT Haryono No 30, Madiun, (19/1/2018), untuk keperluan konfirmasi, wartawan sorotindonesia di temui oleh Lusiana di ruang tunggu. Setelah Lusiana menerima informasi, ia hanya menjawab akan koordinasi dengan Rayon Maospati. [Ari Yuwananto]

Comments

comments