TANGERANG, sorotindonesia – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang tengah melakukan pengerukan dan pembersihan aliran Kali Wetan di wilayah Ciledug secara masif menggunakan alat berat. Langkah ini merupakan bagian dari upaya terpadu untuk menambah kapasitas tampungan air dan mencegah banjir di kawasan permukiman yang rawan, seperti Perumahan Puri Kartika.
Wali Kota Tangerang, Sachrudin, saat meninjau lokasi pada Kamis (7/8/2025), menyatakan bahwa penanganan banjir memerlukan sinergi dan pemetaan kewenangan yang jelas antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah. “Kawasan Puri Kartika di Ciledug yang masuk dalam titik rawan banjir, kita carikan solusinya dengan pengerukan di Kali Wetan,” kata Sachrudin.
Selain pengerukan, Pemkot Tangerang juga fokus pada percepatan pembangunan infrastruktur pengendali banjir lainnya. Kepala Bidang Tata Air Dinas PUPR, Teja, menjelaskan bahwa dari total 45 titik proyek turap (18 pembangunan baru dan 27 rehabilitasi), sebagian besar kini hampir rampung. “Kami akan menambah jumlah pekerja untuk mempercepat penuntasan pembangunan yang ditargetkan bisa rampung akhir Agustus atau awal September,” ucap Teja.
Wali Kota Sachrudin juga kembali mengingatkan warga untuk tidak membuang sampah sembarangan ke sungai, yang menjadi salah satu pemicu utama banjir. “Ini temuan kami dari susur Kali Angke beberapa waktu lalu. Ada gunungan sampah di tengah kali sehingga menghambat aliran,” tegasnya.
Pemkot Tangerang juga telah berkoordinasi dengan Pemprov Banten dan Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane untuk menormalisasi sungai-sungai besar seperti Kali Angke dan Cisadane, guna menciptakan penanganan banjir yang komprehensif dari hulu hingga hilir.

