142 Karya Lolos Seleksi Awal KPID Awards 2025, Kini Masuki Tahap Penjurian

oleh -
oleh
Ketua Panitia Anugerah KPID Jawa Tengah 2025, Mukhamad Nur Huda
Ketua Panitia Anugerah KPID Jawa Tengah 2025, Mukhamad Nur Huda dalam sebuah kesempatan. Foto: istimewa

SEMARANG, sorotindonesia.com – Ajang paling bergengsi di dunia penyiaran atau Anugerah Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Tengah tahun 2025 telah memasuki tahap penjurian. Terdapat 142 karya yang telah lolos seleksi administrasi dan penilaian awal yang dilakukan oleh tim penyaring independen.

Ketua Panitia Anugerah KPID Jawa Tengah 2025, Mukhamad Nur Huda mengatakan, 142 karya yang lolos telah melewati seleksi awal dari total 348 karya berbagai kategori yang telah dikirim dari Lembaga Penyiaran yang ada di Jawa Tengah.

Penilaian awal ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap karya yang masuk memenuhi kriteria yang telah ditentukan, baik dari segi kualitas produksi, kreativitas, relevansi dengan nilai-nilai lokal, maupun dampak sosial yang ditimbulkan.

“Dari penyaringan awal, dilihat dari indeks kualitas program siaran sejumlah karya yang telah dicermati memiliki nilai yang kompetitif. Kualitas karyanya rata-rata bagus, bahkan persaingan karya antara Lembaga Penyiaran Swasta dengan Lembaga Penyiaran Publik juga cukup ketat,” kata Nur Huda, Selasa (30/9/2025).

Baca Juga:  Pengembangan Pelabuhan di Jawa Tengah Dipercepat untuk Dongkrak Ekonomi dan Investasi

Ia mengatakan, saat ini sejumlah 142 karya tersebut telah diserahkan ke Dewan Juri yang terdiri dari para profesional di bidang penyiaran, media, pemerintahan, dan akademisi. Penilaian akan difokuskan pada beberapa aspek semisal inovasi, keberagaman konten, serta kontribusi terhadap perkembangan penyiaran yang mendidik dan menghibur masyarakat.

“Dengan antusiasme yang besar dari lembaga penyiaran dan proses seleksi yang objektif, Anugerah KPID Jateng 2025 dipastikan akan menjadi salah satu ajang bergengsi yang membawa dampak positif bagi kemajuan dunia penyiaran di Jawa Tengah,” katanya.

Dijelaskan Huda yang juga Komisioner atau Koordinator Bidang Isi Siaran, Anugerah KPID Jawa Tengah tahun 2025 ini menghadirkan berbagai kategori penghargaan, mulai dari kelembagaan terbaik, Iklan Layanan Masyarakat (ILM), konvergensi, edukasi keagamaan, program anak, talkshow, feature hingga penyiar/presenter terbaik dan lainnya.

Setiap kategori memiliki standar penilaian yang berbeda, namun kesemuanya bertujuan untuk menilai kualitas dan kontribusi karya terhadap perkembangan dunia penyiaran. KPID Jateng juga menekankan pentingnya program-program yang relevan dengan nilai-nilai lokal dan memberikan dampak sosial yang positif bagi masyarakat.

Baca Juga:  Hadiri Wisuda XXV, Budiyanto Berharap Perkembangan Grawis Jadi Institut

Proses seleksi yang ketat ini dilakukan untuk memastikan bahwa Anugerah KPID Jateng 2025 benar-benar menjadi ajang yang dapat mendorong pelaku industri penyiaran untuk terus meningkatkan kualitas program-program yang mereka hasilkan.

Anugerah ini, lanjutnya, diharapkan selain sebagai bentuk apresiasi kepada Lembaga Penyiaran dan insan penyiaran, juga dapat meningkatkan kualitas penyiaran di Jawa Tengah.

“Sebagai lembaga yang memiliki tugas untuk mengawasi dan membina lembaga penyiaran di Jawa Tengah, kami ingin Anugerah ini menjadi salah satu sarana untuk mengapresiasi inovasi yang ada di dunia penyiaran. Kami juga berharap ini menjadi pemicu bagi industri penyiaran untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman, tanpa mengesampingkan nilai-nilai kebudayaan lokal,” lanjut Nur Huda.

Comments

comments