Polres Tasikmalaya Polda Jabar Ungkap Pelaku Kasus Perdagangan Manusia

oleh -
Polres Tasikmalaya Polda Jabar Ungkap Pelaku Kasus Penjual Perdagangan Manusia

TASIKMALAYA, (SI) — Pengungkapan kasus perdagangan orang oleh Polres Tasikmalaya Polda Jabar di Kawasan Bogor Jawa Barat terus bergulir hingga Selasa (31/08/21).

Unit PPA Satreskrim Polres Tasikmalaya kembali menangkap seorang pelaku, setelah mengamankan empat pelaku lain, Rabu (11/08/21) lalu.

Kali ini pelaku berinisial DP berhasil diamankan di kawasan Cikeusal, Tasikmalaya, selasa (31/08/21).

Pelaku ini ternyata turut menjual korban untuk ekploitasi seksual anak di Kabupaten Tasikmalaya sebelum dijual ke Bogor. Korban gadis muda usia 14 tahun warga Kecamatan Tanjungjaya ini terpaksa melayani sejumlah pria hidung belang dengan tarif antara Rp75.000 hingga Rp200.000.

“Saya jual dia ke Ucok pak, 75 ribu rupiah. Saya dapat bagian 20 ribu saja, gak lebih. Kalau dibawa ke Bogor mah saya gak tau. Saya mah pernah jual gak hanya anak ini, ada tiga lagi dari Garut sama dijual sama saya.” pengakuan Dimas Prasetio pada penyidik.

Pelaku menawarkan korban melalui aplikasi pertemanan serta pesan whatsapp. Usai harga disepakati, pelaku mengantarkannya ketempat yang disepakati. Mencari keuntungan dengan ekploitasi seksual korban jadi motifnya.

“Jual pakai aplikasi aja pak di HP. Beberapa orang yang saya kenal yang saya tawari”, jelas pelaku.

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya, AKP Haryo Prasetyo Seno mengatakan bahwa kasus ini merupakan pengembangan perdagangan manusia yang diungkap di Kawasan Bogor. Tetapi, pelaku Dimas hanya menjual korban di Kabupaten Tasikmalaya.

“Orang-orang yang pernah ekploitasi anak ini terungkap, salah satunya si D berdasarkan keterangan korban. Kami tangkap D hanya tataran lokal saja aksinya. Ia menjual korban untuk ekploitasi seksual antara 100 sampai 200 ribu persatu kali kencan,” ungkap Haryo.

Polisi mengamankan barang bukti berupa pakaian korban, telefon genggam serta bukti chating transaksi seksual oleh pelaku dengan lelaki hidung belang. Sebelumnya, polisi sudah menetapkan empat tersangka dalam kasus perdagangan anak ini. Mereka masing masing H, Sl, K, L dan Hr.

Akibat perbuatannya, DP diancam hukuman kurungan tiga hingga 15 tahun penjara. *****

Comments

comments