Polisi Tangkap Penganiaya KH Umar Basri

oleh -

BANDUNG,- Pihak kepolisian bergerak cepat menangkap pelaku penganiaya pengasuh Pondok Pesantren Al Hidayah Cicalengka, KH Umar Basri (60), yang terjadi pada hari Sabtu tanggal 27 Januari kemarin.

Dalam hitungan jam, tim gabungan dari jajaran Polres Bandung dan Polda Jabar berhasil menangkap tersangka A (50), yang berjarak sekitar dua kilometer dari tempat kejadian.

Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto pada konferensi pers saat berada di Mapolres Cirebon, Minggu (28/1/2018) malam, mengungkapkan, peristiwa yang menimpa KH Umar Basri merupakan tindak pidana sebagaimana diatur dalam pasal 351 KUHP tentang penganiayaan.

Diceritakan oleh Kapolda, “Setelah sholat subuh berjamaah dan doa dengan para santri, KH Umar Basri selalu sendirian untuk melakukan wirid di mesjid. Dan kebiasaan beliau (KH Umar Basri) adalah mematikan lampu agar lebih khusyu. Selesai itu, para santri kembali melakukan aktifitas lainnya, mengaji, sebagaimana diatur dalam pesantren,” urainya.

Pelaku menunggu korban selesai wirid, hingga terjadi peristiwa penganiayaan tersebut sekitar pukul 05.30 Wib. Korban dipukul di bagian perut satu kali dan di bagian kepala dua kali menggunakan kayu alas kaki untuk adzan. Usai itu pelaku langsung keluar dari mesjid.

Setelah menerima laporan, polisi bertindak cepat dan berhasil menangkap pelaku. “Jadi, tersangka ini sedang tiduran di Mushola Mufatolah, lebih kurang dua kilometer dari Mesjid Al Hidayah. Kemudian tim gabungan melakukan penangkapan,” jelas Kapolda.

Diterangkan lebih lanjut, “Saat dilakukan pemeriksaan, tersangka mengaku baru memukuli seseorang di mesjid. Sementara dapat disimpulkan dari hasil pemeriksaan, yang bersangkutan (tersangka) mengalami gangguan kejiwaan,” terang Kapolda.

KH Umar Basri sendiri setelah kejadian di bawa ke RS Al Islam, Kota Bandung, untuk mendapatkan perawatan. [*]

Comments

comments