Penerbangan Internastional Perdana Sukses, Penumpang Langsung Ingin Coba Gegara Lihat dari Medsos Ahmad Luthfi,

oleh -
oleh
Maskapai penerbangan Airasia di bandara internasional Ahmad Yani Semarang. Foto: dokumentasi/istimewa
Maskapai penerbangan Airasia di bandara internasional Ahmad Yani Semarang. Foto: dokumentasi/istimewa

Kinerja Ahmad Luthfi dan Tak Yasin membuahkan hasil, status internasional pun disematkan kembali pada Bandara A Yani Semarang. Hal ini dikukuhkan melalui Keputusan Menteri Perhubungan No. KM 37 Tahun 2025.

Dijadikannya Bandara Ahmad Yani sebagai bandara international tentu menjadi hal yang penting. Pasalnya, pintu pariwisata dan perekonomian menjadi lebih terbuka dan bergeliat. Wisatawan dari luar negeri akan semakin mudah untuk ke Jawa Tengah. Potensi pariwisata di Jawa Tengah seperti Karimunjawa, Borobudur, Dieng, Kota Lama Semarang, dan lain-lain, menjadi semakin dilirik untuk disambangi.

Masyarakat juga antusias. Hal ini dilihat pada penerbangan perdana Semarang-Kuala Lumpur dengan maskapai AirAsia, jumlah seat terisi penuh, 180. Kondisi yang sama juga terjadi pada lima hari ke depan. Bahkan sejak penjualan tiket dilayani pada 17 Juni, tercatat per 2 September 2025, tiket yang sudah terjual 8.553 seat. Sementara per Kamis, 4 September, bertambah menjadi 9.073 tiket terjual.

Baca Juga:  Pemprov Jateng Sosialisasikan Transisi Energi Menuju Industri Hijau

Penerbangan internasional ini memiliki dampak positif. Pelaku usaha sudah menunggu-nunggu. Pun wisatawan dari dalam maupun luar negeri. Ahmad Luthfi dan Taj Yasin berharap hal ini bisa berdampak pada peningkatan pariwisata dan ekonomi di Jawa Tengah. (*)

Comments

comments