Ketua bidang Relawan Wiwit Rijanto mengaku pelatihan PSP bagi relawan dan karyawan PMI merupakan kebutuhan mendesak mengingat sumberdaya manusia (SDM) yang ada semakin sedikit atau dikata sudah tidak ada.
“Ya pelatihan PSP PMI ini memang penting karena di PMI Kota Semarang sendiri database SDM-nya sudah tidak ada, sangat sedikit sekali, maka dengan adanya pelatihan ini untuk memenuhi kebutuhan itu,” ungkapnya.
Bahkan, Wiwit yang lama berkiprah sebagai relawan Korps Sukarela (KSR) dan Tenaga Sukarela menilai SDM yang ahli di bidang PSP sangat dibutuhkan oleh PMI bukan hanya untuk menolong korban bencana, namun juga untuk membantu sesama relawan dari berbagai tekanan selama bertugas di medan bencana.
Wakil Sekretaris Endang Puji Astuti mengamini minimnya relawan yang memiliki spesialisasi di bidang PSP. Ia menyebut dua relawan yang berpengalaman di bidang PSP hingga level nasional tidak ada, sebab satu relawan telah meninggal dunia dan satunya tengah mengambil pendidikan strata tiga (S3).
“Temen-temen (relawan) yang belum pernah sama sekali terjun ke ranah bencana itu begitu kita terjunkan kalau tidak kita bekali ternyata bisa jadi korban berikutnya, terutama tsunami,” ungkap dia. (qq)






